"Neng, jurusan apa?"
"Ilkom bu"
"Tingkat berapa?"
"4 bu"
"Mukanya masih budak yah, pantesan aja suka diheureuyan"
"Hehe"
---
Entah ini rahmat atau musibah, aku hanya berbaik sangka padaNya. Nuhun ibu yang bilang muka saya masih budak, it means masih lucu yakan buk? :)) Dan sesungguhnya, di balik 'hehe' tersimpan 'huhu'. Masih budak? Dalam posisi 'latihan-jadi-guru' itu adalah sebuah tamparan. Makanya suka diheureuyan karena ya mukanya masih budak katanya. Tapi kan buk, aku mau jadi guru buk T_T
Sampe rumah, liat kacamata teteh, 'dede kalau pake kacamata masih kayak anak-anak gak? Atau kayak ibu guru?' Ampe segitunya T_T
Kebayang kalau ke sekolah pake kerudung putih. Nanti Senin ikut baris aja sama siswa, bu :))
---
"Bu, bu, ratih kayak anak kecil ya bu"
"Iya, cara ngomongnya. Coba lebih tegas. Kalau ada siswa manggil teteh, jangan diwaro."
---
ya gitu, da hirup mah peurih
"Ilkom bu"
"Tingkat berapa?"
"4 bu"
"Mukanya masih budak yah, pantesan aja suka diheureuyan"
"Hehe"
---
Entah ini rahmat atau musibah, aku hanya berbaik sangka padaNya. Nuhun ibu yang bilang muka saya masih budak, it means masih lucu yakan buk? :)) Dan sesungguhnya, di balik 'hehe' tersimpan 'huhu'. Masih budak? Dalam posisi 'latihan-jadi-guru' itu adalah sebuah tamparan. Makanya suka diheureuyan karena ya mukanya masih budak katanya. Tapi kan buk, aku mau jadi guru buk T_T
Sampe rumah, liat kacamata teteh, 'dede kalau pake kacamata masih kayak anak-anak gak? Atau kayak ibu guru?' Ampe segitunya T_T
Kebayang kalau ke sekolah pake kerudung putih. Nanti Senin ikut baris aja sama siswa, bu :))
---
"Bu, bu, ratih kayak anak kecil ya bu"
"Iya, cara ngomongnya. Coba lebih tegas. Kalau ada siswa manggil teteh, jangan diwaro."
---
ya gitu, da hirup mah peurih
Komentar
Posting Komentar