"Analoginya adalah, saya punya daging, tapi saya potong pakai gergaji"
"Ya kamu yang salah."
"Ya ya, betul betul, saya setuju. Makanya gergajinya yang saya ganti"
"Daging kamu yang kamu ganti. Sudah tau punya gergaji, ngapain masih motong daging"
Sungguh, kalau diskusi sama beliau, yang gak kepikiran, pun jadi kepikiran.
Subhanallah.
"Ya kamu yang salah."
"Ya ya, betul betul, saya setuju. Makanya gergajinya yang saya ganti"
"Daging kamu yang kamu ganti. Sudah tau punya gergaji, ngapain masih motong daging"
Sungguh, kalau diskusi sama beliau, yang gak kepikiran, pun jadi kepikiran.
Subhanallah.
Komentar
Posting Komentar