Hari Minggu ini mencoba untuk menahan diri untuk pergi ke Jl. Setiabudhi. Sungguh, lelah sekali kalau harus setiap hari pergi ke sana. dan Alhamdulillah, aku dikasih waktu untuk istirahat dan lebih memikirkan kesehatan tubuh aku ini sama Allah. Stay di rumah. Mmmm, what can i do in here? Yang biasanya aku diem di perpus kampus, duduk, dengerin lagu, ngerjain tugas, ngobrol ringan, dan sekarang stuck di rumah, di kamar, di kasur. Aku pingin keluar dari kebiasaan aku yang itu-itu aja.
Akhirnya memutuskan untuk nonton TV. Pagi buta, aku nonton kartun. Sudah seharusnya, hari Minggu itu nonton kartun pagi spesial ala bocah kecil. Disambil makan bubur, pagi ini aku berasa lagi libur semester. Padahal tubes numpuk hahahaha.
Menuju pukul 10 pagi, kartun spesial anak udah abis. Puter-puter channel, hampir 2x puteran. Eh, metroTV nyuguhin acara interior rumah gitu. Udah biasa kan? Biasa banget. Hampir di setiap stasiun televisi untuk hari Minggu itu, kalau ga kartun, pasti chef yang nongol, dan atau interior rumah ini. Yang bikin narik mata dari acara yang di stasiun tv ini adalah tempat yang dibahas di dalamnya. Mereka ngebahasa tentang salah satu kedai kopi di Jakarta, sorry lupa namanya apa. Men, kata sang pendesain, mereka terpatok masalah uang, dan jadi mencari resources nya sendiri. Pake barang-barang bekas yang disulap jadi ciamik.
Ilmu desain interiornya pasti udah mantep banget ya itu teteh. KEREN ASLI!
--------------------------
Usai nonton, aku mikir, aku kemana aja, sampe baru tertarik sama desain interior. Tau gini, mungkin dulu udah milih desain interior, sekalipun di kampus swasta mungkin. Tapi, lagi-lagi, mungkin emang harus gini jalannya. Masuk dunia ilmu komputer, dunia pendidikan. But sorry, i;m not sure that i will be a teacher in the future. ehee.
Komentar
Posting Komentar