Maaf dan Terimakasih

Akhirnya aku tau alasan kenapa salah satu guru B.Indonesia di SMA ku dulu selalu menerapkan 2 kata 'maaf dan terimakasih'.

'Maaf, izin bertanya...'
'Terimakasih atas pertanyaannya...'
Itu pengalaman teman-teman yang B.Indonesia nya diajar oleh beliau.

Maaf dan terimakasih. Kata-kata sederhana, namun terkadang lupa mengatakannya. Bisa jadi karena sudah merasa dekat, atau karena merasa ada kata-kata yang lebih baik untuk dikatakan. Ah, bila sekiranya mau mencari yang sederhana, 'maaf' dan 'terimakasih' ini sudah cukup sederhana.
Kata-kata ini bahkan bisa berdampak bagi beberapa kalangan. Mungkin seperti aku. Orang yang jarang berkata-kata 'berisi', maka suatu ketika aku diberikan 'terimakasih', itu sangat luar biasa. Atau ketika kehadiran ku sungguh berarti bagi orang lain, dan mereka mengatakan 'terimakasih'.
Dan bahkan mungkin saat aku melakukan kekhilafan, tak ragu ada yang membenarkan dengan awalan 'maaf'.

Manis ya?
Maaf dan terimakasih

Komentar