"Aku useless banget ya jadi sahabat"
"Apa?"
"Iya, aku gak berguna. Liat!" ku tunjuk mereka yang berada di depan ku.
"Lalu?"
"Aku gak pernah jadi 'sesuatu' buat hidup orang-orang kayaknya"
"Oh ya?"
"Ya gitu deh"
"Kamu terlalu ngeliat ke depan, sayang"
"Oh ya?"
"Ya gitu deh"
Aku menghela napas
"Sayang, kamu berharga buat kita. Kita disini karena kamu, imajinasi kamu yang luar biasa membawa kita kesini. Kamu berguna, terimakasih"
"Hih, aku kali yang makasih, kalian ada disini, selalu nemenin aku"
"Maka berterimakasih lah pada dirimu sendiri, sayang"
Aku tak bergeming
"Kamu terlalu banyak membandingkan"
"Iya, bahkan aku lupa dengan diri aku sendiri. Terimakasih, sayang"
"Apa?"
"Iya, aku gak berguna. Liat!" ku tunjuk mereka yang berada di depan ku.
"Lalu?"
"Aku gak pernah jadi 'sesuatu' buat hidup orang-orang kayaknya"
"Oh ya?"
"Ya gitu deh"
"Kamu terlalu ngeliat ke depan, sayang"
"Oh ya?"
"Ya gitu deh"
Aku menghela napas
"Sayang, kamu berharga buat kita. Kita disini karena kamu, imajinasi kamu yang luar biasa membawa kita kesini. Kamu berguna, terimakasih"
"Hih, aku kali yang makasih, kalian ada disini, selalu nemenin aku"
"Maka berterimakasih lah pada dirimu sendiri, sayang"
Aku tak bergeming
"Kamu terlalu banyak membandingkan"
"Iya, bahkan aku lupa dengan diri aku sendiri. Terimakasih, sayang"
Komentar
Posting Komentar