Apa yang terlintas dalam benak mu ketika terbersit namaku di hati mu? Masa lalu? Janji-janji mu? Kata-kata manis mu? Semua puisi mu? Pernyataan mu bahwa aku lah yang terbaik untukmu dan kau berjanji atas hal itu?
Ah kamu... Tadi saja kau begitu kaku. Begitu pun aku. Aku sadar, aku bukan apa-apa sekarang. Bukan siapa-siapa mu, lagi. Teman saja tidak.
Aku tau perkenalan kita tidak istimewa. Tapi perjalanan kita terlalu luar biasa untuk aku lewatkan.
Semoga selalu ada yang menopangmu disana, yang lebih baik dari aku. Aamiin.
Ah kamu... Tadi saja kau begitu kaku. Begitu pun aku. Aku sadar, aku bukan apa-apa sekarang. Bukan siapa-siapa mu, lagi. Teman saja tidak.
Aku tau perkenalan kita tidak istimewa. Tapi perjalanan kita terlalu luar biasa untuk aku lewatkan.
Semoga selalu ada yang menopangmu disana, yang lebih baik dari aku. Aamiin.
Komentar
Posting Komentar