Alhamdulillah masih dikasih kesempatan merasakan seninya berorganisasi, dan mungkin aku akan membagikan sedikit pengalaman kepada rekan-rekan semua yang belum, mau, dan atau sedang berorganisasi.
Organisasi memang masih terbilang barang-baru untuk kehidupan aku. Enggak-enggak, dari SD aku sudah kenal dengan organisasi, hanya saja bukan organisasi formal. Bukan organisasi yang mengurusi struktur kepengurusan, aturan-aturannya, program kerja, keluarga. Organisasi yang aku kenal sejak SD adalah merupakan wadah berkumpul orang-orang yang berkegiatan sama. Sejak SD, aku sudah aktif di pramuka, paskibra, pencak silat. SMP aku melanjutkan pencak silat ku, lalu jurnalistik. SMA aku mengikuti organisasi di bidang olah raga, yaitu softball. Sampai detik aku SMA, organisasi yang aku dapatkan hanyalah berkumpul dengan orang banyak dan mulai berkegiatan sama. Entah itu baris berbaris, entah itu membuat puisi bersama, entah itu melakukan tendang-pukul-sikap kuda-kuda, ataupun lempar-tangkap. Tidak ada peraturan yang berarti yang harus ditepati dan bila dilanggar berakibat fatal.
Meskipun ternyata aku pernah memegang salah satu jabatan di masing-masing organisasi tersebut, tapi aku tidak menganggapnya sebagai amanah, karena aku tidak merasa tebebani, yang penting hobi ku tersalurkan, dan kami bersama berkegiatan yang sama.
Apakah itu organisasi? Aku pikir iya. Karena menurut definisi organisasi pada KBBI yaitu kesatuan (susunan dsb) yg terdiri atas bagian-bagian (orang dsb) dl perkumpulan dsb untuk tujuan tertentu; 2 kelompok kerja sama antara orang-orang yg diadakan untuk mencapai tujuan bersama; itu berarti organisasi-organisasi di atas itu memang organisasi. Mencapai tujuan bersama. Juara 1, upacara setiap minggu, pertandingan lanjut, naik tingkat.
Tapi nampak berbeda dengan organisasi formal seperti misalnya OSIS dan sekarang yang akrab di kampus adalah BEM. Di organisasi formal ini, kita dibentuk menjadi satu kesatuan dengan tujuan yang sama. Mirip kan? Hanya saja bukan berupa hobi atau kegiatan mengasyikan seperti pasangan lempar-tangkap bersama sonk yang melelahkan karena aku harus berlari mengejar bola hahahhahahaha.
Mungkin ada beberapa perbedaan yang secara kasat mata tidak jelas, tapi ada kok. Dan persamaannya? Persamaannya juga ada, dan jelas.
Organisasi, baik formal ataupun tidak, itu membentuk. Membentuk ya, bukan membangun. Organisasi membentuk karakter dari masing-masing individu yang terikat di dalamnya. Awalnya aku tidak percaya dengan 'kultur jurusan'. Itu mitos. Tapi ternyata bukan, ini bukan mitos. Kebersamaan kami setiap harinya membuat kami secara ikhlas dan tidak langsung akan mengenali orang-orang di GIK.
Lalu kemudian aku lari ke organisasi lain. Dan aku mulai yakin bahwa organisasi itu membentuk. Semua orang di dalamnya sama. Sama-sama memiliki ideologi yang kuat dan tidak mau dikalahkan hanya dengan 'kayaknya...'. 2 orang aku dapati yang memiliki bentukan karakter dari organisasi itu.
Pilih-pilih kalau mau cari organisasi, salah pilih bisa berabe. Karakter kamu yang dibentuk disitu akan merubah sedikit atau banyak kehidupan kamu. Cari organisasi yang membuatmu nyaman. Seperti definisinya, untuk mencapai tujuan yang sama, dengan visi yang sama (aku tambahkan).
Jika kemudian bukan seperti yang kamu pikirkan, dan ini 'melenceng', maka pergilah.
Semoga kamu diberi kesabaran dan kekuatan.
SemangkA :)
Organisasi memang masih terbilang barang-baru untuk kehidupan aku. Enggak-enggak, dari SD aku sudah kenal dengan organisasi, hanya saja bukan organisasi formal. Bukan organisasi yang mengurusi struktur kepengurusan, aturan-aturannya, program kerja, keluarga. Organisasi yang aku kenal sejak SD adalah merupakan wadah berkumpul orang-orang yang berkegiatan sama. Sejak SD, aku sudah aktif di pramuka, paskibra, pencak silat. SMP aku melanjutkan pencak silat ku, lalu jurnalistik. SMA aku mengikuti organisasi di bidang olah raga, yaitu softball. Sampai detik aku SMA, organisasi yang aku dapatkan hanyalah berkumpul dengan orang banyak dan mulai berkegiatan sama. Entah itu baris berbaris, entah itu membuat puisi bersama, entah itu melakukan tendang-pukul-sikap kuda-kuda, ataupun lempar-tangkap. Tidak ada peraturan yang berarti yang harus ditepati dan bila dilanggar berakibat fatal.
Meskipun ternyata aku pernah memegang salah satu jabatan di masing-masing organisasi tersebut, tapi aku tidak menganggapnya sebagai amanah, karena aku tidak merasa tebebani, yang penting hobi ku tersalurkan, dan kami bersama berkegiatan yang sama.
Apakah itu organisasi? Aku pikir iya. Karena menurut definisi organisasi pada KBBI yaitu kesatuan (susunan dsb) yg terdiri atas bagian-bagian (orang dsb) dl perkumpulan dsb untuk tujuan tertentu; 2 kelompok kerja sama antara orang-orang yg diadakan untuk mencapai tujuan bersama; itu berarti organisasi-organisasi di atas itu memang organisasi. Mencapai tujuan bersama. Juara 1, upacara setiap minggu, pertandingan lanjut, naik tingkat.
Tapi nampak berbeda dengan organisasi formal seperti misalnya OSIS dan sekarang yang akrab di kampus adalah BEM. Di organisasi formal ini, kita dibentuk menjadi satu kesatuan dengan tujuan yang sama. Mirip kan? Hanya saja bukan berupa hobi atau kegiatan mengasyikan seperti pasangan lempar-tangkap bersama sonk yang melelahkan karena aku harus berlari mengejar bola hahahhahahaha.
Mungkin ada beberapa perbedaan yang secara kasat mata tidak jelas, tapi ada kok. Dan persamaannya? Persamaannya juga ada, dan jelas.
Organisasi, baik formal ataupun tidak, itu membentuk. Membentuk ya, bukan membangun. Organisasi membentuk karakter dari masing-masing individu yang terikat di dalamnya. Awalnya aku tidak percaya dengan 'kultur jurusan'. Itu mitos. Tapi ternyata bukan, ini bukan mitos. Kebersamaan kami setiap harinya membuat kami secara ikhlas dan tidak langsung akan mengenali orang-orang di GIK.
Lalu kemudian aku lari ke organisasi lain. Dan aku mulai yakin bahwa organisasi itu membentuk. Semua orang di dalamnya sama. Sama-sama memiliki ideologi yang kuat dan tidak mau dikalahkan hanya dengan 'kayaknya...'. 2 orang aku dapati yang memiliki bentukan karakter dari organisasi itu.
Pilih-pilih kalau mau cari organisasi, salah pilih bisa berabe. Karakter kamu yang dibentuk disitu akan merubah sedikit atau banyak kehidupan kamu. Cari organisasi yang membuatmu nyaman. Seperti definisinya, untuk mencapai tujuan yang sama, dengan visi yang sama (aku tambahkan).
Jika kemudian bukan seperti yang kamu pikirkan, dan ini 'melenceng', maka pergilah.
Semoga kamu diberi kesabaran dan kekuatan.
SemangkA :)
Komentar
Posting Komentar