Second-Family

Desember ini gak kayak Desember-Desember sebelumnya. Ummm oke, tahun ini gak kayak tahun-tahun sebelumnya. Uhuk, it's for the first time aku ikut organisasi keagamaan. Yeay! Naik tingkat! Selamat. Tapi ya jangan lupa, naik tingkat itu berarti halang-rintangnya juga naik, nambah.

Mau curhat dulu asal-muasal nya ya. Semoga ada hikmahnya :)
Mungkin sekitar bulan September apa Oktober gitu ya, ibu minta aku untuk daftar ke salah satu remaja mesjid di Bandung. Istiqamah. Mesjid besar yang ada di jalan Citarum itu maksud ibu. 'De, di Istiqamah kalau gak salah ada pemudanya da. Ikutan gih'. FYI, Istiqamah bukan mesjid yang sering aku kunjungin. Enggak termasuk rute aku untuk pergi atau pulang atau mungkin jalan-jalan. Enggak mikir panjang kok pas disuruh daftar jadi pemuda disana. Emang lagi ingin organisasi keagamaan, setelah ditinggal teteh mentor yang lulus kuliah. Teh syif, aku rindu. Jadi ya aku pikir ini akan keren dan baik-baik aja kok.
Oke I'm in.
Lalu datanglah ke Sekre Istiqamah. Untuk pertama kalinya dan bingung sekre itu dimana. Aku gak hapal tentang Istiqamah. Toiletnya aja kadang lupa ada dimana. Bahkan mungkin sampai sekarang duh -_-. Nanyalah sama ibu guru SD yang ada disitu, 'ke bawah neng, itu ada tangga, nanti di sebelah kirinya.' oke tengs mamma~
'Oh ini', gumamku. Ah sepi. Kepagian gitu ya? Beruntunglah di madingnya tertulis CP untuk pendaftaran. Memang jodoh. Lalu aku sms lah, dan ternyata emang lagi gak ada orang disitu. Oke, mungkin lain hari.
Lalu datanglah lain harinya dan kita memang jodoh. Ketemu sama akang-akang yang keren, yang mau ngeluangin waktunya ngobrol-ngobrol cilik sama bocah SD Istiqamah disitu, aku memandang dari luar. 'Masuk aja, teh'.
'Aku mau daftar pemuda Istiqamah kang'. Lalu ngisi formulir ditanya ini-itu sebagai perkenalan. 'oke, nanti ada wawancaranya ya, karena kita perlu seleksi. Takutnya yang masuk ini malah yang gak bener'. Aku pulang.
Lama dari setelah pengisian formulir, gak dapet kabar apapun dari sang pujaan, Istiqamah. 'SMS atuh de, masa gak ada kabar gini, udah we abis isi formulir teh?' oke momz, dede sms. Kalem tih, emang belum waktunya wawancara hehehe.
Akhirnya harinya tiba. Wawancara. Ngambil hari Sabtu sekalian jemput Opik pulang, dan karena Minggu masih sangat mahal untuk aku luangkan. hffft.
Masih inget kok diwawancara sama siapa aja. Pertama sama teh Isti, terus kang Epul, terus kang Fahmi yang sangat menggebu-gebu. Subhanallah, apa yang ada di hati mereka sampai segininya, sampai bersemangatnya. Aku belum kesentuh.
'Magang selama 3 bulan di Istiqamah ya. Ada Ta'lim Madani sama Ta'lim Ahad.'
Lalu kalian tau apa? aku masih bebal. Bandel, jarang dateng. Urusan kuliah yang masih gak bisa aku kesampingkan dan KEMAKOM......... ah waktu ku tersita banyak untuk itu. Kalau begitu, bagaimana yang lain? Emangnya gak ada urusan lain sama masalah kuliahnya atau organisasi lainnya? Aku belum kesentuh.
Panjang selama 3 bulan, dan aku masih begitu aja, bahkan mungkin sampai sekarang. Ah enggak-enggak, sekarang mah udah rada ketoel kok :)
Jreeeeng! Pelantikan. Cie pelantikan. Ih apa cie-cie, siap-siap woy! Oh iya.
2 hari di Gambung, Ciwidey udah lebih dari cukup untuk nguatin aku berdiri disini. Sekarang, berdiri pake rompi Pemuda Istiqamah.
Masih mau nanya kenapa mereka bisa dengan ringan hati dateng ke sekre dan aku enggak? Masih tih? Masih mau nanya kenapa mereka bisa dengan lapang hati Sabtu Minggu nya dipake di mesjid? Masih tih?
InsyaAllah enggak :)

Pelantikan, ah luar biasa. Yang diawalnya males-malesan banget. Dan aku percaya ketika halangannya besar, pasti imbalannya besar. Pasti. Dan emang iya. makasih akang teteh :">

Sambil jalan sih, emang masih belajar. Dan ya harus terus belajar. Dan jangan lupa bersyukur, jangan lupa sama yang udah ngasih kesempatan ini.

Di dunia ini emang gak ada yang gak mungkin, Allah yang berkendak. Kun fa yaa kun. Di dunia ini gak ada yang kebetulan. Daun jatuh aja, burung terbang aja, angin berhembus aja ada yang menakdirkannya. Apalagi ini, apalagi aku, apalagi pengisian formulir hingga pelantikan, dan hingga sekarang aku nulis ini.
Bismillah. Semoga Istiqamah :)



Komentar