Cita-cita

Cita-cita adalah sahabat dekatku. Maka, cita-citaku yang manakah yang meninggalkan ku? Sejauh ini belum ada yang pergi meninggalkan ku dengan cita-citaku yang lain. Yang ada, mereka membiarkanku menambahkan cita-citaku yang lainnya. Membiarkan mereka bersemayam bersama kehidupanku.
Melekat selalu? Aku harap tidak. Aku harap ada satu, ya minimal satu cita-cita yang kemudian pergi dari kehidupanku dan mau melihatku bangga karenanya.

Karena aku tau, aku takan pernah kehilangan apa yang aku inginkan. Maka, ketika aku tidak kehilangannya, itu semua tetap akan menjadi sebuah keinginan, bukan kehidupan, bukan kenyataan...

Komentar