Aku juga bertahan.
Aku bertahan ketika harus mengendarai motor dengan keadaan perut kosong, pikiran dan hati yang lelah, jaket yang tak cukup hangat.
Aku bertahan dari penyakit ecek-kambuhan ku yang bisa menyita hampir satu minggu penuh.
Ecek-kambuhan. Ecek: masuk angin. Kambuhan? Iya, masuk angin bagiku sudah seperti sariawan.
Kalian pikir aku tidak bertahan? Aku bertahan dari segala pikiran yang mengganjal, kamu, mereka, mereka, mereka.
Aku bertahan dari segala banyak macam hal. Hanya mungkin keluhku lebih banyak dari itu sehingga semua pertahanan ku runtuh dimatamu.
Sungguh, aku bertahan.
Komentar
Posting Komentar