Hati. Lagi-lagi semua ini perkara hati. Apa salah hati? Tak, hati tak pernah salah. Hati selalu jadi korban atas segala keadaan. Maafkan kami, hati.
Siapa yang tak pernah jatuh hati? Sakit lah pasti ia. Bohong jika ada yang bilang "Aku tak pernah jatuh hati". Bagaimana perasaanmu ketika tau bahwa ibu mu mengandung kamu dalam rahimnya selama 9 bulan dan merawatnya sampai sebesar saat kau sadar bahwa kau jatuh hati pada ibumu? Atau perasaanmu pada ayah ketika ayah mengantarkanmu sekolah setiap hari dan berdoa setiap hari semoga tak ada yang melukai hatimu? Atau guru SD, guru segala bisamu yang mengantarkan mu ke awal gerbang dunia yang luas ini? Tidak kah kau jatuh hati pada salah satu diantaranya? Tidak ada yang berkata tidak untuk itu. Aku yakin 1000%!
Lalu bagaimana dengan jatuh hati yang ini? Bukan ayah, bukan ibu, bukan bu guru. Dia.
Sudah semestinya kita jatuh cinta. Cinta itu anugerah. Bukan tidak boleh, bukan tidak jatuh cinta, hanya alangkah lebih baiknya kita menatanya dengan indah. Menyimpannya dengan baik. Untuk orang dan waktu yang tepat :)
Hati hanya bisa disentuh dengan hati. Yang punya hati siapa? Allah yang maha memiliki. Berharap sama manusia mah bikin kecewa, kalau berharap sama Allah? Pasti dikasih yang terbaik. Percaya deh. Allah yang tahu apa yang kita butuhkan, cuma Allah sayang. Cuma Allah. Berharap sama manusia itu lemah, hanya menimbulkan kekecewaan tanpa sebuah kepastian. Pasrahkan pada Allah, dan ikhtiarkan. Berdoa, dan memperbaiki. Dalam diam dan kesungguh-sungguhan. Allah maha mendengar lagi maha mengetahui.
Mari sama-sama bebenah diri untuk dia yang akan menjadi halal di rindu setiap waktu. Tak ada kata terlambat. Hilangkan semua gundah, pasrahkan hasil pada-Nya. Fokuskan pada usaha yang dilakukan. Semoga hati ini diberi kemudahan dan kekuatan untuk melangkah, untuk berjalan tetap di lajurnya, menggapai ridha Allah ta'ala.
Sama, sama kok. Aku juga masih bandel. Masih sering kasih kode, masih sering curi pandang kalau lagi kumpul. Menutup itu semua masih dalam proses. Seproses dengan pembenahan diri. Jodoh itu cerminan kita. Kita mau dia yang luar biasa? Jadi lah luar biasa. Kita mau dia yang biasa? Jadilah luar biasa, dan berdoa lah dia pun akan jadi luar biasa.
"Setiap orang jatuh cinta, Ada yang jadi kuat karenanya, ada yang terperdaya" - Azhar Nurun Ala
Terimakasih untuk mengingatkan aku atas hati ini. Kadang lupa. Lupa kalau hati ini rawan sakit, rawan kotor, kambuh penyakitnya sering.
Spesial untuk adik, sahabat, kakak, dan untuk diriku sendiri.
Semoga menginspirasi. Karena hidayah datangnya dari Allah, aku hanya bisa berdoa semoga dimudahkan. Lagi, untuk adik, sahabat, kakak, dan untuk diriku sendiri, aku mencintai kalian dengan sederhana <3
Siapa yang tak pernah jatuh hati? Sakit lah pasti ia. Bohong jika ada yang bilang "Aku tak pernah jatuh hati". Bagaimana perasaanmu ketika tau bahwa ibu mu mengandung kamu dalam rahimnya selama 9 bulan dan merawatnya sampai sebesar saat kau sadar bahwa kau jatuh hati pada ibumu? Atau perasaanmu pada ayah ketika ayah mengantarkanmu sekolah setiap hari dan berdoa setiap hari semoga tak ada yang melukai hatimu? Atau guru SD, guru segala bisamu yang mengantarkan mu ke awal gerbang dunia yang luas ini? Tidak kah kau jatuh hati pada salah satu diantaranya? Tidak ada yang berkata tidak untuk itu. Aku yakin 1000%!
Lalu bagaimana dengan jatuh hati yang ini? Bukan ayah, bukan ibu, bukan bu guru. Dia.
Sudah semestinya kita jatuh cinta. Cinta itu anugerah. Bukan tidak boleh, bukan tidak jatuh cinta, hanya alangkah lebih baiknya kita menatanya dengan indah. Menyimpannya dengan baik. Untuk orang dan waktu yang tepat :)
Hati hanya bisa disentuh dengan hati. Yang punya hati siapa? Allah yang maha memiliki. Berharap sama manusia mah bikin kecewa, kalau berharap sama Allah? Pasti dikasih yang terbaik. Percaya deh. Allah yang tahu apa yang kita butuhkan, cuma Allah sayang. Cuma Allah. Berharap sama manusia itu lemah, hanya menimbulkan kekecewaan tanpa sebuah kepastian. Pasrahkan pada Allah, dan ikhtiarkan. Berdoa, dan memperbaiki. Dalam diam dan kesungguh-sungguhan. Allah maha mendengar lagi maha mengetahui.
Mari sama-sama bebenah diri untuk dia yang akan menjadi halal di rindu setiap waktu. Tak ada kata terlambat. Hilangkan semua gundah, pasrahkan hasil pada-Nya. Fokuskan pada usaha yang dilakukan. Semoga hati ini diberi kemudahan dan kekuatan untuk melangkah, untuk berjalan tetap di lajurnya, menggapai ridha Allah ta'ala.
Sama, sama kok. Aku juga masih bandel. Masih sering kasih kode, masih sering curi pandang kalau lagi kumpul. Menutup itu semua masih dalam proses. Seproses dengan pembenahan diri. Jodoh itu cerminan kita. Kita mau dia yang luar biasa? Jadi lah luar biasa. Kita mau dia yang biasa? Jadilah luar biasa, dan berdoa lah dia pun akan jadi luar biasa.
"Setiap orang jatuh cinta, Ada yang jadi kuat karenanya, ada yang terperdaya" - Azhar Nurun Ala
(Sumber: www.facebook.com/DakwahIslam)
(Sumber: http://instagram.com/p/gHa6_6N7ov/)
Terimakasih untuk mengingatkan aku atas hati ini. Kadang lupa. Lupa kalau hati ini rawan sakit, rawan kotor, kambuh penyakitnya sering.
Spesial untuk adik, sahabat, kakak, dan untuk diriku sendiri.
Semoga menginspirasi. Karena hidayah datangnya dari Allah, aku hanya bisa berdoa semoga dimudahkan. Lagi, untuk adik, sahabat, kakak, dan untuk diriku sendiri, aku mencintai kalian dengan sederhana <3

Komentar
Posting Komentar