Gak pernah ada jawaban lain untuk pertanyan 'Mengapa' selain 'Karena Allah'
Tertunduk lama. Baru ku scrol sebentar saja aplikasi tumblr ku, rasanya aku sedang dipojokan. Hahaha, ah geer saja.
Yang katanya niatnya untuk memperbaiki diri, terus mundur karena 'cape teh', 'kayaknya aku gak bisa deh', 'aku bosen', 'aku takut', 'bukan aku banget', dan alasan ecek lainnya.
Aku putar mataku, melemparnya mengelilingi kamar yang ukurannya tidak lebih dari ukuran sekre. Lalu untuk apa ini semua?
Padahal, gak pernah ada jawaban lain untuk pertanyaan mengapa selain karena Allah.
Tertunduk lama. Baru ku scrol sebentar saja aplikasi tumblr ku, rasanya aku sedang dipojokan. Hahaha, ah geer saja.
"Jika semua dimulai karena Allah, maka jangan pernah mengakhirinya karena selain Allah" - selalualifBerapa kegiatan yang kemudian aku tinggalkan dengan alasan gak jelas? Satu, dua, aku mulai menghitung jariku. Well, gak sanggup ngitungnya. Malu.
Yang katanya niatnya untuk memperbaiki diri, terus mundur karena 'cape teh', 'kayaknya aku gak bisa deh', 'aku bosen', 'aku takut', 'bukan aku banget', dan alasan ecek lainnya.
Aku putar mataku, melemparnya mengelilingi kamar yang ukurannya tidak lebih dari ukuran sekre. Lalu untuk apa ini semua?
Padahal, gak pernah ada jawaban lain untuk pertanyaan mengapa selain karena Allah.
Komentar
Posting Komentar