Akhirnya hari ini berjumpa. Terimakasih, Selasa, semesta, masa. Terimakasih atas kesempatan yang tidak mungkin kami sia-siakan, akhirnya rindu kami bermuara. Akhirnya melihat Arya tersenyum (lagi) di hadapan kami semua, akhirnya melihat Igo tertawa (lagi) di hadapan kami semua, akhirnya melihat Ogi bernyanyi (lagi) di hadapan kita semua, akhirnya mendengar berita update dari Rangga (lagi) di hadapan kita semua, akhirnya mencoba kue buatan Sinta (lagi) di hadapan kami semua, akhirnya tertarwa berkat StandUp Comedy Dinda (lagi) di hadapan kami semua, akhirnya melihat eksperimen genius temuan Kafi (lagi) di hadapan kami semua. Dan akhirnya aku menangis terharu (lagi) dihadapan mereka semua.
Adalah pertemuan pertama kita di 2014 sepertinya. Setelah masa-masa kritis DINAMIK, dan segala kesibukan mereka yang lebih sibuk yang saking sibuknya kesibukannya tidak bisa diurai disini.
Pertemuan kami bagaimana? Ya begitu. Selalu bermakna. Kalau kau lihat kami berkumpul tanpa suara, sesungguhnya kami sedang bercanda, dalam hati saja. Hati kita terkoneksi. Sungguh.
Sesaat sebelum pulang, mereka sudah menyiapkan hadiah untuk ku. Tak banyak, tak mahal, tapi berharga. Sepucuk surat, surat cinta, surat rindu, suratku.
"Dear Ratih Handayani yang kami cintai, kami rindukan.
Hai, apa kabar? Lama gak ketemu banyak yang berubah ya. Alhamdulillah, harus lebih baik terus ya tih :)
Kita kaget kamu berubah sedrastis ini. Handphonenya udah gak digantung-gantung lagi ya? Ih keren. Udah gak akan sakit-sakit lagi kan? Agak sebel sih tapi. Kita susah hubungin kamu. Arya sampai kelimpungan nunggu berita kamu, tih. Yang dulu selalu standby sama handphone nya, sekarang udah gak setia-setiap-saat sama handphone ya, hahahaha. Aku (Rangga) inget, dulu tuh kalau sms kamu dan kamu bilang lagi di jalan itu kayak bohong. Kayak kamu lagi nangkring di perpus, dibales cepet banget. Iya, iya. Dulu, kalau aku (Sinta) telepon, pasti langsung diangkat, sekarang sih missed call terus, ampe berapa kali lah.
Well, dijaga ya handphonenya, jangan dihujanin aja, jangan digantungin aja, tih kesian.
Dan skripsinya, dan mimpinya, kementrian pendidikannya, usahanya, semuanya deh tih.
Keep in touch yaa!
Your the one and only,
KRARIDOS
"
rindu ini, bermuara.
Komentar
Posting Komentar