Satu minggu yang tidak penuh, tapi lelahnya penuh, hadiahnya juga penuh.
Selalu, langitbiruMu. Hadiah di akhir lelah ku, di akhir hari ku, di detik-detik terakhir pengharapan ku. Kau, sungguhlah romantis.
Kau kirimkan bidadari-bidadari itu. Bidadari-bidadari tanpa sayap, yang cantik, indah, ikhlas, ya Allah, terimakasih.
Hari itu, gladi-yang-gak-jelas, lalu Kau beri Nurul di senja ku.
Hari itu, hari besar bagi sebagian warga UPI, lelah, lalu Kau beri langit biru bersama awan kelabu.
Hari itu, selesai UTS dan kelas kosong, dan Kau beri hujan yang sangat romantis, ya Rabb.
Tak ada yang lebih romantis lagi.
Engkau, dzat yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, yang tak pandang harta, tahta, apalagi rupa.
Alhamdulillah,
Segala puji hanya bagi Allah.
Selalu, langitbiruMu. Hadiah di akhir lelah ku, di akhir hari ku, di detik-detik terakhir pengharapan ku. Kau, sungguhlah romantis.
Kau kirimkan bidadari-bidadari itu. Bidadari-bidadari tanpa sayap, yang cantik, indah, ikhlas, ya Allah, terimakasih.
Hari itu, gladi-yang-gak-jelas, lalu Kau beri Nurul di senja ku.
Hari itu, hari besar bagi sebagian warga UPI, lelah, lalu Kau beri langit biru bersama awan kelabu.
Hari itu, selesai UTS dan kelas kosong, dan Kau beri hujan yang sangat romantis, ya Rabb.
Tak ada yang lebih romantis lagi.
Engkau, dzat yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, yang tak pandang harta, tahta, apalagi rupa.
Alhamdulillah,
Segala puji hanya bagi Allah.
Komentar
Posting Komentar