Ditengah kesibukan mengusahakan doa 'cepet-sembuh' nya orang-orang sejak kemarin, aku yang bosan sambil menghabiskan buku 'Jomblo Sebelum Nikah' nya mas Ahmad Rifa'i Rifan.
Tentang buku ini? Absolutely keren. Asli keren. Buat aku pribadi, buku ini makin meyakinkan aku untuk 'jomblo sebelum nikah', untuk kemudian memperbaiki sebaik mungkin, jadi Muslimah. Seperti yang tertulis di bukunya, ada seorang pembaca yang kemudian komentar 'kayaknya judul buku the Perfect Muslimah itu gak seharusnya ditulis dengan kata Perfect lagi, karena kenyataannya Muslimah itu memang sudah sempurna.' Ratih muslimah? (jawab sendiri lah)
Dan benarkah aku menunggu? Jika ada kemudian yang bertanya, aku akan menggeleng. Jika aku menunggumu atau siapapun itu, aku akan mengecewakan suamiku, yang mungkin bukan kamu, atau bahkan itu kamu sekalipun. Dan kemudian patah hati? Ah, waktu. Aku tak mau itu. Aku memilih meluruskan lagi niatku. Karena seperti yang selalu aku ulangi lagi, tak ada jawaban untuk mengapa selain karena Allah. Bukan kamu. Sabar lah dengan kesabaran yang baik. Jaga diri, perbaiki diri, semangat!
Dan lalu, buku ini juga menceritakan tentang seorang tanggung jawab ayah terhadap anak perempuannya. Aku selalu ingat bahwa, satu jengkal kau keluar rumah tidak menggunakan hijab mu, satu langkah maju membawa ayahmu ke neraka. Naudzubillah. Dan di buku itu menuliskan hadits yang diriwayatkan oleh Baihaqi, dari Annas bin Malik: Barangsiapa mempunyai anak perempuan yang telah mencapai usia dua belas tahun (usia baligh) lalu ia tidak segera mengawinkannya, kemudian anak perempuan tersebut melakukan suatu perbuatan dosa, maka dosanya ditanggung oleh ayahnya.
Ayah.. ayah maafin dede ayah. Semoga masih punya waktu untuk memberatkan amal soleh, sehingga dosanya lebih ringan. :")
Dan kemudian tadi dapet wa di grup:
Ahhh!! Dan lalu tetiba inget kemarin malam pas lagi demam-demamnya ayah ke kamar dan dikecup keningnya sama ayah 'cepet sembuh atuh ya'.
ayah...
dengan semua kelebihan dan secuil saja kekurangan ayah, ayah melengkapi seluruh hidup dede ayah..
Tentang buku ini? Absolutely keren. Asli keren. Buat aku pribadi, buku ini makin meyakinkan aku untuk 'jomblo sebelum nikah', untuk kemudian memperbaiki sebaik mungkin, jadi Muslimah. Seperti yang tertulis di bukunya, ada seorang pembaca yang kemudian komentar 'kayaknya judul buku the Perfect Muslimah itu gak seharusnya ditulis dengan kata Perfect lagi, karena kenyataannya Muslimah itu memang sudah sempurna.' Ratih muslimah? (jawab sendiri lah)
Dan benarkah aku menunggu? Jika ada kemudian yang bertanya, aku akan menggeleng. Jika aku menunggumu atau siapapun itu, aku akan mengecewakan suamiku, yang mungkin bukan kamu, atau bahkan itu kamu sekalipun. Dan kemudian patah hati? Ah, waktu. Aku tak mau itu. Aku memilih meluruskan lagi niatku. Karena seperti yang selalu aku ulangi lagi, tak ada jawaban untuk mengapa selain karena Allah. Bukan kamu. Sabar lah dengan kesabaran yang baik. Jaga diri, perbaiki diri, semangat!
Dan lalu, buku ini juga menceritakan tentang seorang tanggung jawab ayah terhadap anak perempuannya. Aku selalu ingat bahwa, satu jengkal kau keluar rumah tidak menggunakan hijab mu, satu langkah maju membawa ayahmu ke neraka. Naudzubillah. Dan di buku itu menuliskan hadits yang diriwayatkan oleh Baihaqi, dari Annas bin Malik: Barangsiapa mempunyai anak perempuan yang telah mencapai usia dua belas tahun (usia baligh) lalu ia tidak segera mengawinkannya, kemudian anak perempuan tersebut melakukan suatu perbuatan dosa, maka dosanya ditanggung oleh ayahnya.
Ayah.. ayah maafin dede ayah. Semoga masih punya waktu untuk memberatkan amal soleh, sehingga dosanya lebih ringan. :")
Dan kemudian tadi dapet wa di grup:
MEMAKNAI PERASAAN AYAH
Bagi seorang yg sdh dwasa, yg sedang jauh dr orangtua, akn sering mrasa kangen dgn mamanya.
Bagmna dgn ayah ?
Mungkin krn mama lbh sering nelpon utk mnanyakan keadaan mu, Tapi tahukah kamu, ternyta ayah lah yg mngingatkan mama utk mneleponmu ?
Saat kecil, mamalah yg lebih sring mndongeng, Tap tahukah kmu bhw sepulang ayah bekrja dgn wajah lelah beliau slalu menanyakan pd mama, apa yg anaknya lakukan seharian.
Saat kmu sakit batuk/pilek, ayah kadang mmbentak "Sudah dibilang! jgn minum es!". Tp tahukah kamu bahwa ayah sangat khawatir ?
Ktika kamu remaja, kmu mnuntut utk dpt izin kluar malam. ayah dgn tegas brkata "tidak boleh !" Sadarkah kmu bhw ayah hny ingin menjagamu ? Krn bagi ayah, kamu adlh sesuatu yg sngat berharga.
Saat kmu bisa lebih dipercaya, Ayah pun melonggarkan praturannya. Kmu akan mmaksa utk melanggar jam malamnya.
Maka yg dilakukan ayah adlh menunggu di ruang tamu dgn sngat khawatir.
Ketika kamu dewasa,dan hrs skolah/kuliah di kota lain. Ayah harus mlepasmu. Tahukah kamu bhw badan ayah terasa kaku utk memelukmu? Dan ayah sngat ingin menangis.
Di saat kmu memerlukan ini-itu, utk keperluan sekolahmu, ayah hanya mengernyitkan dahi. Tp tanpa menolak, beliau memenuhinya.
Ayah sangat menyayangimu, tetapi seorang ayah sulit mengungkapkan dlm perbuatan dan perkataan seperti ibu..
Sampai ketika tman psanganmu datang utk mminta izin mengambilmu dari ayah ayah akan sngat berhati-hati dlm mmberi izin.
Dan akhirnya... Saat ayah melihatmu duduk dipelaminan brsama seorang yg dianggapnya pantas, Ayahpun trsenyum bahagia.
Apa kmu tahu, bhw ayah pergi ke blakang dan menangis? ayah menangis krn ayah sangat bahagia. "Semoga Putra/putri kecilku yg manis berbahagia bersama pasangannya" Guman sang ayah didalam hatinya.
Stlh itu ayah hny bisa menunggu kedatanganmu brsm cucu-cucunya yg sesekali dtg utk menjenguk. Dgn rambut yg memutih dan badan yg tak lagi kuat utk menjagamu.
Ya Allah ampunilah aku yang selama ini jarang memperdulikan perngorbanan ayah...
Ahhh!! Dan lalu tetiba inget kemarin malam pas lagi demam-demamnya ayah ke kamar dan dikecup keningnya sama ayah 'cepet sembuh atuh ya'.
ayah...
dengan semua kelebihan dan secuil saja kekurangan ayah, ayah melengkapi seluruh hidup dede ayah..
Anak cewek ayah paling muda,
Orang cantik ke-3 di TYSH,
dede.

Komentar
Posting Komentar