Lagi lagi berbicara tentang menahan diri. Hmm, adakah yang bisa kita lakukan untuk menahan diri? Apa pentingnya menahan diri? Apa itu menahan diri?
Ditengah-tengah merampungkan bab 1 yang besok disetor ke pembimbing, pak, izinkan ratih nulis dulu tentang ini ya. Hari ini begitu hangat dengan 'menahan diri'.
Baiklah, apa itu menahan diri?
Secara etimologis, hmmm mungkin menahan diri itu sabar kali ya. Menahan diri dari sesuatu yang kita tau itu buruk, tapi masih aja dilakuin. Itu menahan diri. Untuk gak sombong, untuk gak berisik, untuk gak bertingkah, untuk bisa jaga sikap, untuk bisa tau diri. Eh, tau diri...
Iya, kadang kita malah masih ngelakuin hal-hal yang padahal kita sendiri tau itu tuh gak baik. Enah itu gak baik buat kesehatan, kehidupan, hati. Kadang kita lupa saat melakukannya, pas udah beres 'eh padahal kan gak akan kek begitu lageeeeeh' dengan nada alay penuh penyesalan~
Apa pentingnya menahan diri?
Intinya, agar terhindar dari penyakit hati. Sombong, riya, merasa diri paling segala (itu kan sombong), pokoknya pelbagai penyakit hati deh. Menahan diri itu ya si sabar tea. Karena kita tau itu gak baik untuk dilakukan, sabar untuk mengiyakan semua argumen baik itu. Ya gitu deh.
Well, tapi ada lho yang bisa kita lakukan untuk menahan diri. CHALLENGED YOURSELF!
Serius.
Challenged nya apa? Ya apa aja. Apa aja yang kamu pikir gak boleh kamu lakuin tapi masih aja dilakuin. Misal, kamu gak boleh makan pedes, tapi kamu masih aja makan pedes. Challenge nya: jangan makan pedes dalam seminggu. Atau, kamu udah sering telat, challenge nya berangkat kuliah dengan estimasi waktu 1 jam selama 3 hari XD oh oh atau ini, kamu suka sebel sama hasil rapat, challenge nya ya dateng rapat setiap rapat~
Tujuannya apa? Membiasakan untuk gak melakukannya lagi. Bisa karena biasa, biasa karena you challenged yourself and said "CHALLENGED ACCEPTED!" gitu gaes~
Hahah sebenernya ini lagi selfnotes, selftalk, reminder diri sendiri.
Semangat buat kalian (terutama aku) yang masih setengah-setengah dalam nahan diri, dalam kesabaran. Biar sedikit, yang penting ada usaha. Meskipun ada ungkapan All or Nothing, tapi yang All kan sebelumnya dari setengah dulu :)
Dan bersabarlah dengan kesabaran yang baik. Allah Maha Tahu :)
Ditengah-tengah merampungkan bab 1 yang besok disetor ke pembimbing, pak, izinkan ratih nulis dulu tentang ini ya. Hari ini begitu hangat dengan 'menahan diri'.
Baiklah, apa itu menahan diri?
Secara etimologis, hmmm mungkin menahan diri itu sabar kali ya. Menahan diri dari sesuatu yang kita tau itu buruk, tapi masih aja dilakuin. Itu menahan diri. Untuk gak sombong, untuk gak berisik, untuk gak bertingkah, untuk bisa jaga sikap, untuk bisa tau diri. Eh, tau diri...
Iya, kadang kita malah masih ngelakuin hal-hal yang padahal kita sendiri tau itu tuh gak baik. Enah itu gak baik buat kesehatan, kehidupan, hati. Kadang kita lupa saat melakukannya, pas udah beres 'eh padahal kan gak akan kek begitu lageeeeeh' dengan nada alay penuh penyesalan~
Apa pentingnya menahan diri?
Intinya, agar terhindar dari penyakit hati. Sombong, riya, merasa diri paling segala (itu kan sombong), pokoknya pelbagai penyakit hati deh. Menahan diri itu ya si sabar tea. Karena kita tau itu gak baik untuk dilakukan, sabar untuk mengiyakan semua argumen baik itu. Ya gitu deh.
Well, tapi ada lho yang bisa kita lakukan untuk menahan diri. CHALLENGED YOURSELF!
Serius.
Challenged nya apa? Ya apa aja. Apa aja yang kamu pikir gak boleh kamu lakuin tapi masih aja dilakuin. Misal, kamu gak boleh makan pedes, tapi kamu masih aja makan pedes. Challenge nya: jangan makan pedes dalam seminggu. Atau, kamu udah sering telat, challenge nya berangkat kuliah dengan estimasi waktu 1 jam selama 3 hari XD oh oh atau ini, kamu suka sebel sama hasil rapat, challenge nya ya dateng rapat setiap rapat~
Tujuannya apa? Membiasakan untuk gak melakukannya lagi. Bisa karena biasa, biasa karena you challenged yourself and said "CHALLENGED ACCEPTED!" gitu gaes~
Hahah sebenernya ini lagi selfnotes, selftalk, reminder diri sendiri.
Semangat buat kalian (terutama aku) yang masih setengah-setengah dalam nahan diri, dalam kesabaran. Biar sedikit, yang penting ada usaha. Meskipun ada ungkapan All or Nothing, tapi yang All kan sebelumnya dari setengah dulu :)
Dan bersabarlah dengan kesabaran yang baik. Allah Maha Tahu :)
Komentar
Posting Komentar