Bola

Hai, Sonk! Apa kabar? Mr. 007, coach paling kece yang pernah ada. Enggak lagi kangen kok, Sonk, cuma tetiba keingetan aja. Kita yang latihan di lapang pojok, lempar tangkep sampe bosen hahaha.
Aku inget Sonk yang selalu bilang, kalau ada bola di atas kepala, jangan dikejar, jangan dijemput. Siap-siap aja, nanti malah nubruk atau gak ketangkep sama sekali. Nah, kalau bola yang ngegelinding di tanah itu, dikejar, dijemput. Kalau enggak nanti malah berhenti di tengah jalan, dan musuh keburu sampe home.

Kenapa harus gitu?
Jadi gini. Menurut pandangan dan hemat pikir aku, bola atas itu menukik. Ketika sampai pada titik tertinggi, akan jatuh dengan kemiringan yang akan menambah kecepatannya. Disaat seperti itu, yang kita lakukan cukup buka glove, posisikan diri, dan tunggu. Pasti sampe, tapi ya yang sabar aja. Jangan dilawan, dikejar, dijemput. Nanti kena kepala, nanti gak ketangkep, nanti lawan keburu ke home, safe. Dan menurut pandangan dan hemat pikir aku juga, bola menggelinding itu lambat. Bola tidak mendapat gaya lagi setelah gaya dorong yang diberikan diawal. Itu artinya tidak akan ada kekuatan lagi yang bisa menambah kecepatan bola setelah menggelinding, akan ada kemungkinan berhenti. Maka lebih baik kita jemput bolanya, dari pada berhenti di jalan.

Seperti aspirasi.

Komentar