Bulan...

Bersama kesulitan ada kemudahan. Bersama bahagia ada duka mendalam. Seperti pagi ini, sampai dzuhur dimanjakan dengan cinta yang pasti akan aku rindukan teh. Serius. Kalau boleh, kalau boleh nih, seharian bareng teteh, tiap hari diteleponin teteh. Ini kah cinta teh? Dipertemukan karena Allah, dilingkaran yang hangat penuh sambut jabat tangan mesra. Ah teteh.

Cerita tentang pohon, monyet, dan angin, cerita tentang gunung dan manusia, cerita tentang nikmat islam yang sama-sama harus kita bagikan juga, karena kita juga ingin orang lain bahagia. Mungkin memang benar, manusia adalah makhluk yang tak pernah puas. Pun aku. Aku gak pernah puas untuk ketemu teteh terus. Minimal seminggu sekali ketemu, dimarahin iya mangga, ditegur ya mangga, disayang yaa pengen banget. Teteh~

'Ada kalanya kita merindukan, ada kalanya dirindukan. Ada kalanya kita mencari, ada kalanya dicari. Teteh pasti pernah ngerasain merindukan, dan teteh pasti kuat. Kini saatnya teteh dirindukan, dan aku yang merindukan. Doakan aku sekuat teteh. Menjaga semua keresahan, memasrahkan semuanya kepada sang Maha Memliki.'

Ana uhibukki fillah :)

Komentar