Kebutuhan (2)

Allah selalu memberikan apa yang hambaNya butuhkan. Seperti saat berita itu datang padaku. Adalah sebuah kepastian, meski belum pasti. Tapi setidaknya ada yang bisa aku ceritakan pada ayah dan ibu. Itu tentangmu.
Mungkin awalnya aku takut sendiri. Entah takut apa. Mungkin semacam paranoid, tapi Allah menjadikannya kuat. Seiring dengan waktu yang berjalan, aku mulai membiasakan diri. Berusaha mendapatkan apa yang aku butuhkan sehingga Allah ridha memberikannya, dan menjadikan itu seperti sebuah keinginan, yang ketika mendapatkannya adalah nikmat, syukur.

Maaf aku yang sering egois, sesungguhnya waktu amatlah panjang. Dan aku, bersabar dengan waktu, berusaha mendapatkan apa yang aku butuhkan.

Komentar