Kesempatan

Alhamdulillah, hadir di bulan yang sangat dinantikan seluruh umat muslim di muka bumi, bulan yang penuh ampunan, bulan yang penuh dengan maghfirah, bulan suci Ramadhan. Berbahagialah karena Allah memberikan kita kesempatan untuk mencari bekal sebanyak-banyaknya untuk di akhirat kelak.

Q.S. Al-Baqarah 183 (Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa.)
Kita harus tahu ujian apa yang akan kita hadapi, sehingga kita bisa mendapatkan ketaqwaan. Karena tidak ada yang lebih mulia dari taqwa kepada Allah.

Shaum bukan hanya perihal menahan lapar, hSourceaus, dan nafsu saja. Tapi juga ada hal-hal yang harus diperhatikan, karena hal tersebut bisa merusak pahala shaum: yaitu ghibah, mengadu domba, menjaga pandangan, mulut, telinga. Adalah ghibah, yang kadang tidak terasa kita lakukan. Mirip-mirip dengan mengadu domba, terkadang, ketika kita mulai membicarakan orang lain, akan muncul pembicaraan lain yang terkait, panjang lagi, ghibah lagi, double-double. Menjaga pandangan, mulut, dan telinga. Jadikan lah Ramadhan sebagai ajang madrasah diri sendiri, reminder diri sendiri, sekolah akhlak, belajar menahan diri. Hati-hati.

Dan di bulan Ramadhan ini, maka bergegaslah. Bergegaslah dalam maghfirahNya, ampunanNya.
Ciri-ciri orang bertaqwa:
>Orang yang menginfaqan hartanya, baik dalam keadaan lapang ataupun sempit
>Mampu menahan amarahnya
>Bisa memaafkan kesalahan orang.

Yuk, kita sama-sama mencari ridhaNya di bulan yang penuh rahmat ini, jangan sia-siakan kesempatan. Jika ada orang yang diberi kesempatan untuk satu hal, bukan lah keluarganya, hartanya yang ia inginkan, tapi kehidupan untuk berbuat amal baik lebih dan lebih lagi. Jangan sia-siakan kesempatan, itu waktu.

28 Juni 2014 Masjid Al-Ihsan, Moch Toha.

Komentar