Allah pasti kasih yang terbaik buat hambaNya. Seperti orang-orang di KKN #MBSWates ini. Diawal, aku gak tau bakal satu kelompok sama siapa, dan emang bukan sama orang yang diekspektasi. Gak ada yang aku kenal sama sekali. Semuanya baru. Tapi yaa, beginilah takdirNya, beginilah Allah mempertemukan kita dalam mata kuliah Kuliah Kerja Nyata.
Berasa 'Allah kasih apa yang kita butuhkan' gitu deh jadinya. Sekelompok sama anak-anak jurusan pend. seni rupa, pend. basa sunda, pend. bahasa Inggris, pend. Sosiologi, pend. Ekonomi, pend. Akuntansi, PKn, PJKR, IPAI, Kimia, adalah hal-hal yang memang aku butuhkan. Sebut saja Herdy, anak pend. Seni Rupa. Jauh dari setelannya yang nyentrik, Herdy jago gambar, sampai akhirnya 'Dy, ingin diajarin gambar dong!' See? Emang lagi butuh banget ngegambar, dengan hasil karya yang sebegitu-begitu aja, aku butuh hasil karya yang bagus tapi buatan sendiri, dan belajar adalah jalanNya, ketemu Herdy adalah takdirNya. Sebut juga Ayu, mahasiswi jurusan PKn. Tadi sepanjang jalan ngobrol sama Ayu tentang perundang-undangan, sampai akhirnya 'Gak ngerti juga ya, sampai ada slogan peraturan dibuat untuk dilanggar. Dan eh tau gak sih, waktu aku ke MPR itu...' Ah, itu Yu, pemikiran itu yang aku cari selama ini. Yang emang ngebuka mata tentang aturan yang kadang sepele dan kita lupa padahal berharga. Sebut saja Nisa, mahasiswi pend. Basa Sunda. Jatuh cinta sama basa Sunda lemesnya Nisa. Bukan aku aja yang jatuh cinta sama cara bahasa Nisa, bahkan ibu juga, dan kayaknya ibu pingin banget anaknya bisa ngomong basa Sunda lemes dan lancar dan fasih kayak gitu~ sampai akhirnya 'Diajar nyarios basa Sunda atuh geura'. Dan temen-temen dari masing-masing disiplin ilmu dengan segala kelebihannya, keren!!
Jadi begini mungkin, makanya kenapa KKN itu bersifat interdisiplin, ya biar kita tau ranah bidang lainnya, biar kita (terutama aku) sadar kalau kita gak hidup sendirian.
Bukan cuma perkara temen-temennya aja, bahkan lokasi pencarian posko. Tadi nyari posko sampai ke Gg. Nina, sebrang RS. deket rumah. Dan pas masuk Gg. Nina, lihat disebelah kanannya, eh rumah ini. Iya, rumah ini. Rumah yang luas halamannya luas banget, dengan pepohonan rindang menutupi rumahnya, memenuhi halamannya. Dari dulu, dari SD, kalau lewat situ selalu bilang sama teteh 'dede pingin kesitu da, pingin lihat ada apa di dalemnya, ada singa gitu ya?' Dan tadi lewat itu rasanya, rasanya kayak dideketin sama sesuatu yang bahkan gak pernah aku sangka bakal sedeket ini. Lagi-lagi, Allah memang Romantis.
Ou, well, selamat KKN temen-temen #MBSWates, 40 hari bareng-bareng nih. Baik-baik yaa.
Love,
ratihmerdu.
Berasa 'Allah kasih apa yang kita butuhkan' gitu deh jadinya. Sekelompok sama anak-anak jurusan pend. seni rupa, pend. basa sunda, pend. bahasa Inggris, pend. Sosiologi, pend. Ekonomi, pend. Akuntansi, PKn, PJKR, IPAI, Kimia, adalah hal-hal yang memang aku butuhkan. Sebut saja Herdy, anak pend. Seni Rupa. Jauh dari setelannya yang nyentrik, Herdy jago gambar, sampai akhirnya 'Dy, ingin diajarin gambar dong!' See? Emang lagi butuh banget ngegambar, dengan hasil karya yang sebegitu-begitu aja, aku butuh hasil karya yang bagus tapi buatan sendiri, dan belajar adalah jalanNya, ketemu Herdy adalah takdirNya. Sebut juga Ayu, mahasiswi jurusan PKn. Tadi sepanjang jalan ngobrol sama Ayu tentang perundang-undangan, sampai akhirnya 'Gak ngerti juga ya, sampai ada slogan peraturan dibuat untuk dilanggar. Dan eh tau gak sih, waktu aku ke MPR itu...' Ah, itu Yu, pemikiran itu yang aku cari selama ini. Yang emang ngebuka mata tentang aturan yang kadang sepele dan kita lupa padahal berharga. Sebut saja Nisa, mahasiswi pend. Basa Sunda. Jatuh cinta sama basa Sunda lemesnya Nisa. Bukan aku aja yang jatuh cinta sama cara bahasa Nisa, bahkan ibu juga, dan kayaknya ibu pingin banget anaknya bisa ngomong basa Sunda lemes dan lancar dan fasih kayak gitu~ sampai akhirnya 'Diajar nyarios basa Sunda atuh geura'. Dan temen-temen dari masing-masing disiplin ilmu dengan segala kelebihannya, keren!!
Jadi begini mungkin, makanya kenapa KKN itu bersifat interdisiplin, ya biar kita tau ranah bidang lainnya, biar kita (terutama aku) sadar kalau kita gak hidup sendirian.
Bukan cuma perkara temen-temennya aja, bahkan lokasi pencarian posko. Tadi nyari posko sampai ke Gg. Nina, sebrang RS. deket rumah. Dan pas masuk Gg. Nina, lihat disebelah kanannya, eh rumah ini. Iya, rumah ini. Rumah yang luas halamannya luas banget, dengan pepohonan rindang menutupi rumahnya, memenuhi halamannya. Dari dulu, dari SD, kalau lewat situ selalu bilang sama teteh 'dede pingin kesitu da, pingin lihat ada apa di dalemnya, ada singa gitu ya?' Dan tadi lewat itu rasanya, rasanya kayak dideketin sama sesuatu yang bahkan gak pernah aku sangka bakal sedeket ini. Lagi-lagi, Allah memang Romantis.
Ou, well, selamat KKN temen-temen #MBSWates, 40 hari bareng-bareng nih. Baik-baik yaa.
Love,
ratihmerdu.
Komentar
Posting Komentar