Adalah nama jalan yang selalu ditulis di sampul buku tulis selama 6 tahun. Selama 6 tahun juga selalu ke Jalan PLN Dalam pagi-pagi, jalan kaki. Selama 6 tahun juga perjalanan masa keemasan berjalan disini.
Jalan PLN Dalam.
Hampir 2 tahun setelah buka bareng yang sedikitan itu, akhirnya ke Jalan PLN Dalam lagi. Dari 2 tahun yang lalu, waktu pertama kali kesitu lagi setelah bertahun-tahun emang gak banyak berubah, yang paling mencolok yaa aspalnya jadi bagus. Disitu masih ada pohon kersen, masih ada gerbang perusahaan listrik itu, masih begitu saja. Juga kalian.
Hari ini beda dengan 2 tahun yang lalu. Masanya lebih banyak, meskipun gak sampai 68, tapi cukup berasa. Yang datang ya kalian yang biasa selama 6 tahun bareng-bareng. Upacara di depan karena paling tinggi, bilang aku belum mandi karena gak nyisir, sama-sama ingusan di musim hujan, duduk bertiga dempetan, hidup bersama 68 orang selama kurang lebih 6 tahun di kelas yang tidak lebih besar dari GIK hari ini haha. Kalian gak berubah. Walau satu inchi pun, enggak. Masih begitu. Ah kalian.
Aku malu. Entah mungkin aku yang pergi terlalu jauh, berlari terlalu kencang. Tapi jika ini sebuah perubahan, semoga ke arah yang lebih baik.
Tapi, kalian gak pernah bisa digantiin sih. 6 tahun bareng, siapa yang lebih lama dari 6 tahun kebersamaan kita? Aku pikir belum.
Terimakasih Jalan PLN Dalam, terlebih nomor 45 dan nomor 9. Alamat sekolah, dan alamat basecamp anak-anak.
Salam tikus,
Ratih,
absen 49.
Jalan PLN Dalam.
Hampir 2 tahun setelah buka bareng yang sedikitan itu, akhirnya ke Jalan PLN Dalam lagi. Dari 2 tahun yang lalu, waktu pertama kali kesitu lagi setelah bertahun-tahun emang gak banyak berubah, yang paling mencolok yaa aspalnya jadi bagus. Disitu masih ada pohon kersen, masih ada gerbang perusahaan listrik itu, masih begitu saja. Juga kalian.
Hari ini beda dengan 2 tahun yang lalu. Masanya lebih banyak, meskipun gak sampai 68, tapi cukup berasa. Yang datang ya kalian yang biasa selama 6 tahun bareng-bareng. Upacara di depan karena paling tinggi, bilang aku belum mandi karena gak nyisir, sama-sama ingusan di musim hujan, duduk bertiga dempetan, hidup bersama 68 orang selama kurang lebih 6 tahun di kelas yang tidak lebih besar dari GIK hari ini haha. Kalian gak berubah. Walau satu inchi pun, enggak. Masih begitu. Ah kalian.
Aku malu. Entah mungkin aku yang pergi terlalu jauh, berlari terlalu kencang. Tapi jika ini sebuah perubahan, semoga ke arah yang lebih baik.
Tapi, kalian gak pernah bisa digantiin sih. 6 tahun bareng, siapa yang lebih lama dari 6 tahun kebersamaan kita? Aku pikir belum.
Terimakasih Jalan PLN Dalam, terlebih nomor 45 dan nomor 9. Alamat sekolah, dan alamat basecamp anak-anak.
Salam tikus,
Ratih,
absen 49.
Komentar
Posting Komentar