Berjuanglah

"Berjuang tak sebercanda itu"

Aku menutup buku catatanku siang ini. Siang yang teduh, dimana aku sudah duduk disini hampir 3 jam tanpa ada yang datang.

Egois itu tidak jauh beda dengan sombong. Terkadang, orang egois ingin melakukan apa-apa sendiri. Mungkin lebih mirip penyendiri, tapi dia punya ambisi. Atau kadang orang egois ingin memaksakan kehendaknya sendiri, tak peduli bagaimana pendapat orang, miliknya selalu benar. Orang egois, kadang memiliki muka masam, sulit sekali tersenyum.
Sombong. Padahal yang berkendak itu hanya Allah, padahal manusia tidak penah sendirian, padahal, padahal dunia tidak berhak untuk tidak melihat senyum seseorang, bahkan termasuk kamu.
Tersebutlah orang itu, mungkin aku.
Jika alasanmu hanya karena lelah, bangkitlah. De, berjuang tak sebercanda ini. Dan ingatkah kamu, jika saja Rasulullah lelah dalam jalan dakwah, mungkin kamu tidak akan merasakan nikmat iman, islam, dan ihsan sampai detik ini. Kau tau, Rasulullah punya banyak alasan jika beliau ingin menyudahi semua perjuangannya. Dilempari batu, dikatakan orang gila, ditumpahi isi perut unta. Sedang kamu, apa? Apa yang kemudian kamu merasa jalan ini berat? Bahkan adik pun belum kau pegang.
Periksa lagi niatnya, mungkin terselip nama makhlukNya.
Aku mulai menghapus yang mulai menetes.
...

Komentar