Fokus

"Aku mah udah pensiun teh"

Bukan, aku bukan sedang bicara dengan adik kandung ku, bukan pula dengan adik sepupu ku, bukan juga dengan adik tingkatku. Kini, teteh bukan hanya sekedar sapaan hangat dari adik ke kakak, tapi juga dari sahabat.

"Kok? Kamu lupa, dulu desain itu kita. Itu aku, kamu, eno, hendra, unyil. Kamu lupa, desain jaket angkatan siapa yang buat?"
"Aku trauma teh, aku mau fokus aja. Programming"
"Jangan atuh, nanti aku sama siapa lagi temennya. Lagian, trauma kenapa coba? Diprotes? Dicerca?"
"Euh, diprotes, dicerca mah, udah biasa. Disetiap hasil juga pasti gitu. Gak semua orang suka, gak semua orang ngerti maksud kita, gak semua orang, gak semua orang pegang frekuensi yang sama"

Begitulah, pertemuan yang tidak sampai 3 jam itu berakhir pada kegalauan dan ke-iri-an karena kepoin akun twitternya bang artist yang lagi rekrut akang artist juga. Hoanday.

Adalah kita bertiga minus Iman dan Azwar. Pada akhirnya, kita pingin upgrade, upgrade diri. Mangga, programmingnya, mangga UI/UX nya, mangga jualannya, yang masih mau stay 2D juga ya mangga. Dan, mangga fokus.

Karena lagi-lagi, waktu tak bisa menunggu. Dan dunia, dunia ingin lihat kita. FYI, dunia semakin tua.

Komentar