Lupa Cara Menulis Kata

Bukan hanya sekedar lupa cara bicara, bahkan lupa caranya menulis kata. Tetiba perbendaharaan kata ku habis menguap beriringan dengan orange juice yang aku minum disetiap pergantian menitnya. Hari itu, aku kehilangan perbendaharaan kata. Seolah aku tak pernah membaca apapun, aku tak tau harus bicara apa.

Bisa kah kau mengatasi keadaan ini? Keadaan dimana kamu seolah menjadi pusat rotasi, bahkan kau tidak pernah membayangkannya sedikitpun. Lagi, aku tak tau ini rahmat atau musibah, aku hanya berbaik sangka pada Allah. Mungkin Allah ingin aku lebih berjuang dalam hal memantaskan diri menjadi sesuatu yang memang pantas untuk diperjuangkan. Dan waktu.

Adalah saat itu juga, pertama kalinya aku merasa dunia sedang memojokkan ku. Aku hanya berpegang padaMu.

Maaf jika tulisan ini sedikit gak-jelas, nyatanya aku masih lupa caranya menulis kata.

Komentar