Pernah merasa rugi? Aku pikir seharusnya tidak.
Pernah ada seseorang yang bilang 'temenan itu perihal memanfaatkan dan dimanfaatkan' Pernah merasa rugi akan hal itu, dirugikan? Atau merugikan? Merugikan sih mungkin, tapi kalau dirugikan aku rasa enggak. Kalau ada yang merasa dengan temenan, kita jadi ngerasa dirugikan, mungkin kitanya yang belum ikhlas, kataku.
Pernah suatu hari:
"Orang-orang deketin aku karena apa ya?"
"Hah?"
"Iya. Orang-orang deketin aku karena apa?"
"Emang kenapa?"
"Ya enggak. Kalau emang karena sesuatu, kalau sesuatu itu udah pergi dari aku, apa bakal masih temenan lagi?"
"Hmm. Kamu ngerasa rugi?"
"Ya enggak sih, sedih aja."
"Kamu mau temenan sama dia karena apa? Semua orang punya alesan untuk temenan sama orang lain."
"..."
"Ada sesuatu yang kamu ingin dapatkan dari dia, pun dia. Minimal pelajaran. Belajar berbaik sangka deh sama orang"
"Mm, kalau gitu aku mau minta maaf"
"Kenapa?"
"Aku emang ingin sesuatu dari kamu, diingatkan"
"Pun aku. Mm, belajar dari setiap keluh kesahmu. Aku tak pernah merasa rugi dan maaf pula jika merugikanmu."
"Tak pernah"
Mungkin kamu yang bahkan ragu dengan ikatan yang tak akan pernah putus karena apapun. Mungkin kamu, yang terlalu asyik dengan apa-apa serba sendiri, sehingga... ya seperti kamu ini.
Belajar lah, dek.
Pernah ada seseorang yang bilang 'temenan itu perihal memanfaatkan dan dimanfaatkan' Pernah merasa rugi akan hal itu, dirugikan? Atau merugikan? Merugikan sih mungkin, tapi kalau dirugikan aku rasa enggak. Kalau ada yang merasa dengan temenan, kita jadi ngerasa dirugikan, mungkin kitanya yang belum ikhlas, kataku.
Pernah suatu hari:
"Orang-orang deketin aku karena apa ya?"
"Hah?"
"Iya. Orang-orang deketin aku karena apa?"
"Emang kenapa?"
"Ya enggak. Kalau emang karena sesuatu, kalau sesuatu itu udah pergi dari aku, apa bakal masih temenan lagi?"
"Hmm. Kamu ngerasa rugi?"
"Ya enggak sih, sedih aja."
"Kamu mau temenan sama dia karena apa? Semua orang punya alesan untuk temenan sama orang lain."
"..."
"Ada sesuatu yang kamu ingin dapatkan dari dia, pun dia. Minimal pelajaran. Belajar berbaik sangka deh sama orang"
"Mm, kalau gitu aku mau minta maaf"
"Kenapa?"
"Aku emang ingin sesuatu dari kamu, diingatkan"
"Pun aku. Mm, belajar dari setiap keluh kesahmu. Aku tak pernah merasa rugi dan maaf pula jika merugikanmu."
"Tak pernah"
Mungkin kamu yang bahkan ragu dengan ikatan yang tak akan pernah putus karena apapun. Mungkin kamu, yang terlalu asyik dengan apa-apa serba sendiri, sehingga... ya seperti kamu ini.
Belajar lah, dek.
Komentar
Posting Komentar