Tersebutlah, namanya lelah. Dalam hidupku, si lelah ini beragam. Dan kehadirannya lebih sering bersama dengan teman yang lain, namanya isak tangis. Biar setetes, isak tangis membersamai lelah untuk menjadikannya tiada.
Lelah, kadang hadir menerpa semangat yang terlalu berlebih. Menurutku sih begitu, karena sesuatu yang berlebih kadang tak baik. Lelah kadang memperingatkan kita tentang istirahat, atau berhenti sejenak.
Begitu, lelah pun kadang membuat kehadiran lemah begitu terasa. Saat merasa lelah tak ada yang menopang, tak ada alas, tak ada tempat bersandar, lemah hadir begitu mesra.
Maka, jangan pernah jadikan lelah sebagai alasan, dan menghadirkan lemah bersamanya. Biarlah lelah menjadi tanda usaha kita, kemudian cari pengisi daya, agar lelah segera berubah status menjadi berkah. Sumber Pengisi Daya.
Mungkin ruhiyahnya hampir kosong?
Lelah, kadang hadir menerpa semangat yang terlalu berlebih. Menurutku sih begitu, karena sesuatu yang berlebih kadang tak baik. Lelah kadang memperingatkan kita tentang istirahat, atau berhenti sejenak.
Begitu, lelah pun kadang membuat kehadiran lemah begitu terasa. Saat merasa lelah tak ada yang menopang, tak ada alas, tak ada tempat bersandar, lemah hadir begitu mesra.
Maka, jangan pernah jadikan lelah sebagai alasan, dan menghadirkan lemah bersamanya. Biarlah lelah menjadi tanda usaha kita, kemudian cari pengisi daya, agar lelah segera berubah status menjadi berkah. Sumber Pengisi Daya.
Mungkin ruhiyahnya hampir kosong?
Komentar
Posting Komentar