Hari ini, diyakinkan lagi tentang konsep mimpi dan perjuangan. Tentang tangga pencapaian, tentang tak ada mimpi yang terlalu tinggi. Kisah non-fiksi selanjutnya, setelah bang Azhar, adalah kang Amhar.
Siapa yang tidak kenal beliau? Mahasiswa 2009 jurusan Pendidikan Ilmu Komputer dengan segudang prestasi. Adik mentor dimana-mana, Presiden BEM KEMAKOM FPMIPA UPI, Menteri KEMENKOMINFO BEM REMA UPI, Ketua MPM REMA UPI, bercita-cita ingin menjadi badan legislatif. Kok bisa tau? Bukan kepo kang, bukan. Tapi memang disetiap kesempatan beliau jadi pemateri, cita-cita beliau yang dibacakan dalam CV nya adalah, ingin menjadi badan legislatif.
Dan hari ini, di acara Training Legislatif, juga akang lah yang jadi moderator, berdampingan dengan anggota DPR RI dan DPRD Jabar. Satu panggung. Semacam terbayar gitu mungkin ya, atau naik satu step.
Pun mungkin aku, yang suatu hari nanti bisa jadi reporter buat editornya kang Yuda, akang, yang sekarang jadi mentor, yang dulu jadi pemateri di Training Jurnalistik JAPERO. Aamiin.
Ternyata, memang tak ada mimpi yang terlalu tinggi, yang terlalu besar. Karena yang besar itu, hanya Allah. Allahuakbar!
Siapa yang tidak kenal beliau? Mahasiswa 2009 jurusan Pendidikan Ilmu Komputer dengan segudang prestasi. Adik mentor dimana-mana, Presiden BEM KEMAKOM FPMIPA UPI, Menteri KEMENKOMINFO BEM REMA UPI, Ketua MPM REMA UPI, bercita-cita ingin menjadi badan legislatif. Kok bisa tau? Bukan kepo kang, bukan. Tapi memang disetiap kesempatan beliau jadi pemateri, cita-cita beliau yang dibacakan dalam CV nya adalah, ingin menjadi badan legislatif.
Dan hari ini, di acara Training Legislatif, juga akang lah yang jadi moderator, berdampingan dengan anggota DPR RI dan DPRD Jabar. Satu panggung. Semacam terbayar gitu mungkin ya, atau naik satu step.
Pun mungkin aku, yang suatu hari nanti bisa jadi reporter buat editornya kang Yuda, akang, yang sekarang jadi mentor, yang dulu jadi pemateri di Training Jurnalistik JAPERO. Aamiin.
Ternyata, memang tak ada mimpi yang terlalu tinggi, yang terlalu besar. Karena yang besar itu, hanya Allah. Allahuakbar!
Komentar
Posting Komentar