Ternyata memang, tak ada mimpi yang terlalu tinggi. Iya, tak ada mimpi yang terlalu tinggi, jika kita punya tangga untuk mencapainya.
Seperti yang aku baca sore ini. Memang gak kenal dekat dengan abangnya, tapi rasanya beliau sama-sama manusia biasa kayak aku juga deh, emang iya sih, bukan kayaknya, makannya masih nasi kan bang? hehe.
Namanya, Azhar Nurun Ala. Hei, siapa yang gak kenal beliau? Mantan Waka BEM UI, penulis buku Ja(t)uh, Tuhan Maha Romantis, dan yang terbaru adalah Seribu Wajah Ayah, suaminya Mba Vidia, dan semua itu berada dipencapaian umur 21, kayak aku. Superb. Bahkan sampai hal-hal itu aja, aku bisa bilang bahwa tak ada mimpi yang terlalu tinggi untuk beliau. Nikah muda, meluncurkan 3 buku sebelum skripsinya rilis, jadi wakil ketua BEM UI, subhanallah. Dan tadi sore, baca salah satu postingan beliau (lupa lihat dimana), beliau akan mengisi sebuah acara di UI kalau tidak salah, satu panggung dengan penulis yang banyak mempengaruhi tulisannya, Dee Lestari. Belum seahun berlalu ketemu bang Azhar di acara Bedah Buku dan Talkshownya #DINAMIK9 dan bilang kalau Dee Lestari ada penulis favoritnya dan banyak mempengaruhi tulisannya, dan sekarang, di tahun yang sama, diagendakan untuk satu panggung dengan Dee Lestari. Yaa, rencanaNya memang selalu luarbiasa. Barakallah, bang!
Tak ada mimpi yang terlalu tinggi. Sudahkah kau buat tangga untuk menggapainya? Jika belum, ayo buat. Karena sungguh, tak ada mimpi yang terlalu tinggi. Dan tak ada yang tak mungkin ketika Allah, satu-satunya dan tiada dua, telah berkehendak. Kun fa yaa kun, jadi maka jadilah.
Seperti yang aku baca sore ini. Memang gak kenal dekat dengan abangnya, tapi rasanya beliau sama-sama manusia biasa kayak aku juga deh, emang iya sih, bukan kayaknya, makannya masih nasi kan bang? hehe.
Namanya, Azhar Nurun Ala. Hei, siapa yang gak kenal beliau? Mantan Waka BEM UI, penulis buku Ja(t)uh, Tuhan Maha Romantis, dan yang terbaru adalah Seribu Wajah Ayah, suaminya Mba Vidia, dan semua itu berada dipencapaian umur 21, kayak aku. Superb. Bahkan sampai hal-hal itu aja, aku bisa bilang bahwa tak ada mimpi yang terlalu tinggi untuk beliau. Nikah muda, meluncurkan 3 buku sebelum skripsinya rilis, jadi wakil ketua BEM UI, subhanallah. Dan tadi sore, baca salah satu postingan beliau (lupa lihat dimana), beliau akan mengisi sebuah acara di UI kalau tidak salah, satu panggung dengan penulis yang banyak mempengaruhi tulisannya, Dee Lestari. Belum seahun berlalu ketemu bang Azhar di acara Bedah Buku dan Talkshownya #DINAMIK9 dan bilang kalau Dee Lestari ada penulis favoritnya dan banyak mempengaruhi tulisannya, dan sekarang, di tahun yang sama, diagendakan untuk satu panggung dengan Dee Lestari. Yaa, rencanaNya memang selalu luarbiasa. Barakallah, bang!
Tak ada mimpi yang terlalu tinggi. Sudahkah kau buat tangga untuk menggapainya? Jika belum, ayo buat. Karena sungguh, tak ada mimpi yang terlalu tinggi. Dan tak ada yang tak mungkin ketika Allah, satu-satunya dan tiada dua, telah berkehendak. Kun fa yaa kun, jadi maka jadilah.
Komentar
Posting Komentar