Alhamdulillah akhirnya bisa merumput lagi di Taman Bareti. Rumputnya memang gak terlalu hijau, nyaris menguning dan gundul, tapi aku rindu duduk-duduk disitu. Kadang membentuk lingkaran, kadang sendirian. Lebih suka sendirian. Berteman caramel latte atau roti bakar atau bahkan batagor, buku, handphone, dan langit biru. Beruntung tempat ini ada di kawasan Bandung Atas, udaranya sejuk. Dan terimakasih kepada peraturan kampus, yang mempersilakan warganya untuk cinta budaya berjalan kaki, enggak ada suara bising motor, yaa paling beberapa mobil, itu juga gak banyak.
Hari ini duduk-duduk disini lagi, dengan lingkaran yang beda. Dan lingkungan yang beda.
Hari ini, Taman Bareti lebih ramai. Kegiatan kemahasiswaannya lebih terasa. Tadi sore, banyak juga yang rapat di Bareti. Menjelang maghrib kita sama-sama menutup perjumpaan, ada yang break, ada yang memang disudahi. Sama-sama menyuarakan 'Hidup Mahasiswa!'
Semoga cita dan cinta kita sama. Sama-sama untuk Agama, bangsa, dan almamater. hehehe.
"Syif, teteh berasa mahasiswa lagi"
"Emang sekarang udah bukan mahasiswa teh?"
"hahaha, masih. Tapi rasanya, ini mahasiswa banget. PKM penuh, orang-orang pada kumpul"
Hari ini duduk-duduk disini lagi, dengan lingkaran yang beda. Dan lingkungan yang beda.
Hari ini, Taman Bareti lebih ramai. Kegiatan kemahasiswaannya lebih terasa. Tadi sore, banyak juga yang rapat di Bareti. Menjelang maghrib kita sama-sama menutup perjumpaan, ada yang break, ada yang memang disudahi. Sama-sama menyuarakan 'Hidup Mahasiswa!'
Semoga cita dan cinta kita sama. Sama-sama untuk Agama, bangsa, dan almamater. hehehe.
---
"Syif, teteh berasa mahasiswa lagi"
"Emang sekarang udah bukan mahasiswa teh?"
"hahaha, masih. Tapi rasanya, ini mahasiswa banget. PKM penuh, orang-orang pada kumpul"
Komentar
Posting Komentar