Tukang Cerita

Kadang, tukang cerita pun ingin ditanya.

Seringnya, tukang cerita tidak diberikan pertanyaan. Karena tanpa pertanyaan pun, tukang cerita pasti bakal cerita. Panjang lebar. Meski kadang gak di dengar, tapi si tukang cerita pasti bakal terus bercerita sampai ceritanya selesai. Jangan dijeda, kadang mood ceritanya langsung hilang.

Kadang dan sering. Begitu. Kadang tak di dengar, seringnya ingin sekali didengar. Biar gak ada tanggapan, yang penting duduk berdampingan mendengarkan. Mungkin terkesan egois, karena hanya satu arah, tapi itulah si tukang cerita.

Kadang dan sering. Begitu. Kadang ingin dua arah. Dijeda di tengah cerita karena akan membuat kesan cerita itu seolah-olah menarik untuk disimak. Karena si tukang cerita punya visi misi, itu menginspirasi dari setiap cerita yang tersiar.

Begitu. Kadang dan sering.

Apa rasanya kamu yang pulang, kemudian ditanya ketika sampai di rumah, 'tadi ngapain aja? Ada kejadian apa?' dll?

Tidak meminta semua perhatian hidup orang-orang tertuju padamu, hanya saja, perhatian.

Begitu, kadang dan sering. Perhatian.

Cerita tukang cerita, kadang bertumpu pada perhatian. Pencarian perhatian.

Komentar