Divisi

Divisi.

Menjadi koordinator sebuah divisi, di suatu acara, bukan lah hal yang berat, juga bukan hal yang ringan. Tidak boleh menyepelekan.

Sudah jadi kebiasaan kami, untuk bergiliran memilih posisi menjadi koordinator divisi apapun secara bergantian di setiap acara. Ada acara, logistik, konsumsi, keamanan, logistik, dekorasi, humas, publikasi, dokumentasi. Apa yang paling berat? Apa yang paling ringan? Kalau dilihat dari beban tanggung jawabnya, pasti kalian, bahkan termasuk aku mungkin akan menjawab divisi acara, dan yang paling ringan, dilihat dari ranah kerjanya, itu mungkin konsumsi. Padahal, menurut saya sendiri, semuanya punya timbangan yang sama kok. Sekalipun itu acara, sekalipun itu konsumsi, atau yang lainnya.
Jangan sepelekan konsumsi, sekalipun bukan yang secara langsung dilihat mata, tapi kerja konsumsi begitu terasa, berarti, dan nyata. Banyak pengaruhnya. Kalian berhubungan langsung dengan perut, bung. Dengan hal yang mengkoneksikan gerak motorik dengan otak. Kalian tau, ketika ada sedikit saja kesalahan dalam makanan yang kita sajikan, fatal akibatnya. Paling minimal, kita akan dapat omelan, belum lagi komplen, belum lagi imbasnya ke acara-acara yang selanjutnya. Bak domino, semuanya bisa jadi jatuh dan saling tuduh.

Jadi koor divisi konsumsi bukan hal yang berat, juga bukan hal yang mudah. Memahami tentang 4 sehat 5 sempurna, menjauhi barang-barang yang memicu alergi, memilih makanan sesuai budget, dan lain-lain, bukan perkara mudah.
Apalagi tim acara, belum logistik, publikasi, dekorasi, kestari, dan lain-lain.

Semangat, teman-teman! Semoga amanah ini menjadi jalan kita menuju surgaNya.

Aku mencintaimu, karena Allah <3

Komentar