Jangan lelah untuk ditanya, sungguh. Jangan. Karena menyesal, tak pernah menyelesaikan apapun. Kan? Persis seperti katamu pada air mata.
Jangan lelah untuk ditanya: Kapan rapat? Kapan rapat? Kapan rapat?
Kenapa jangan lelah?
Aku hanya tak mau kalian menyesal, seperti aku di yang lalu. Kemudian semuanya terjadi, dengan kelelahan yang lebih dan lebih.
Jangan lelah untuk ditanya,
karena suatu saat nanti, kau akan sangat rindu untuk ditanya.
begitu.
Jangan lelah untuk ditanya: Kapan rapat? Kapan rapat? Kapan rapat?
Kenapa jangan lelah?
Aku hanya tak mau kalian menyesal, seperti aku di yang lalu. Kemudian semuanya terjadi, dengan kelelahan yang lebih dan lebih.
Jangan lelah untuk ditanya,
karena suatu saat nanti, kau akan sangat rindu untuk ditanya.
begitu.
Komentar
Posting Komentar