Teringat beberapa hari lalu diskusi tentang sahabat Anas bin Malik r.a. Beliau sangat mantap dalam segi hapalan, tapi lemah dalam amalan shaum: Dari Anas bin Malik (bahwa) beliau lemah (tidak mampu untuk puasa) pada satu tahun, kemudian beliau membuat satu wadah Tsarid dan mengundang 30 orang miskin (untuk makan) hingga mereka kenyang. (Daruquthni 2/207, sanadnya Shahih).
Unggulan.
Ada banyak pintu surga, maka pilihlah, mau darimana kamu masuk? Apa karena tilawah, atau dhuha yang tidak pernah terlewat, atau sedekah di jalan Allah, atau Qiyamul Lail? Amalan unggulan.
Juga di skripsi. Unggulkan yang memang kamu ampu dan jagokan. Hehe.
Gak terlalu jago dingoding, ya mantepin desainnya, analisisnya. Semoga jadi yang bisa membawa ke gerbang amal jariyah, kebermanfaatannya terasa dan tersebar.
Baru satu langkah kecil, semangat semangat! Lakukan semuanya karena Allah. Karena, jika sesuatu dimulai dengan alasan karenaNya, tidak ada alasan untuk berhenti selain karenaNya pula. Allah itu Maha Baik. Serius deh, baik banget.
Alhamdulillah :)
Unggulan.
Ada banyak pintu surga, maka pilihlah, mau darimana kamu masuk? Apa karena tilawah, atau dhuha yang tidak pernah terlewat, atau sedekah di jalan Allah, atau Qiyamul Lail? Amalan unggulan.
Juga di skripsi. Unggulkan yang memang kamu ampu dan jagokan. Hehe.
Gak terlalu jago dingoding, ya mantepin desainnya, analisisnya. Semoga jadi yang bisa membawa ke gerbang amal jariyah, kebermanfaatannya terasa dan tersebar.
Baru satu langkah kecil, semangat semangat! Lakukan semuanya karena Allah. Karena, jika sesuatu dimulai dengan alasan karenaNya, tidak ada alasan untuk berhenti selain karenaNya pula. Allah itu Maha Baik. Serius deh, baik banget.
Alhamdulillah :)
Komentar
Posting Komentar