Lagi-lagi Tentang Cinta

Lagi-lagi ini tentang cinta.

Teringat tentang satu buku, di dalamnya disebutkan, bahwa jika ada satu cinta di hati pasti akan ada cinta pula di hati yang lain, karena tangan yang satu takkan mampu bertepuk tanpa tangan yang lainnya, kurang lebih seperti itu. Aku setuju. Dan kenyataannya, itu bukan perkara mudah.

Kerap kali ditemukan di perjalanan hidup, atau mungkin hanya aku saja, ketika rasa sebel menghampiri. "Dari dulu, rasanya gak pernah ngerasain bahagia. Kayak gak pernah ngerasa dicintai orang, dihargai orang." Hm, gak pernah? Baiklah, coba tanya pada diri yang tadi bertanya, pernah kah kamu mencintai orang lain selain dirimu sendiri, menghargai orang lain? Hati memang hanya milikNya. Bukankah Allah tidak akan mengubah takdir suatu kaum kecuali kaum itu yang mengubahnya? Usahamu atas itu apa? Bisa mungkin dengan cara kau yang cinta padanya duluan. Jika ada satu cinta di hati pasti akan ada cinta pula di hati yang lain, karena tangan yang satu takkan mampu bertepuk tanpa tangan yang lainnya. Ah, Ratih, bisa aja kalau nulis. Prakteknya kadang susah :p

Selanjutnya, biar Allah yang menentukan hasilnya, apakah kemudian cintanya pada cinta yang kita maksud, atau bukan. Apakah kekasih yang kita maksud itu kekasih yang itu atau bukan.

Semangat para pencari ridhaNya.

Allah Maha Mendengar, lagi Maha Mengetahui.

Allah itu romantis :">

Komentar