Diawali dengan pertanyaan "Kenapa kamu memilih Islam?"
Setelah berbagai macam perdebatan dan bertubi-tubi pertanyaan lagi, lalu pemateri bilang "itu yang mereka lakukan untuk memecah fokus kita, keyakinan kita terhadap Islam"
Sebut saja ghazwul fikr. Perang pemikiran.
Apa itu Sekuler? Apa itu Pluralis? Apa itu Liberal?
Singkatnya:
Sekuler itu: Memisahkan agama dengan kehidupan; Pluralis itu: Semua agama dianggap sama; Liberalis itu: hak kita dibatasi dengan hak orang lain.
PADAHAL KAN:
Agama dan kehidupan tidak bisa dipisahkan. Kita menjalani kehidupan ini dengan tuntunan agama, apa artinya kehidupan tanpa agama? Tidak bisa dipisahkan agama dalam kehidupan.
Agama satu dengan yang lainnya itu berbeda. Itulah kenapa ada pertanyaan kenapa kamu memilih Islam dan jawabannya adalah karena Islam itu benar. It means, agama yang lain itu gak benar. Tidak sama antara Islam dengan agama yang lainnya.
Dan hak kita itu bukan dibatasi hak orang lain, jika memang begitu, akan selalu ada hak yang lain yang terdzolimi. Karena yang benar adalah hak kita berbatas dengan ketentuan Allah.
Lalu, apa dampak dari SEPILIS ini?
Ancaman moral. Yap! Contohnya orang yang melakukan zina di tempat umum. Dia 'tiis' aja ngelakuinnya, malah bisa jadi kita yang dimarahin ketika kita mengusiknya "ini hak gue woy! Dan gue gak ganggun hak elo kan?" Naudzubillah
Membuat dunia tidak menemukan solusinya. Sekuler, isme yang memisahkan antara agama dengan dunia. Permasalahan dunia itu solusinya adalah Agama. Dan ketika sudah terpisahkan seperti itu, maka permasalah tidak akan pernah bertemu dengan pemecahnya.
Dan yang lebih berbahaya adalah, ketika kita menganggap semua agama itu sama. Tidak mengkafirkan yang kafir, padahal kan sudah jelas, "Bagimu agamamu, dan bagiku agamaku"
Islam adalah agama yang sempurna. Menyempurnakan agama-agama sebelumnya. Sehingga memang, tidak ada agama yang benar, selain Islam.
---
Saya suka materi hari ini. Sangat dekat dengan kehidupan kita, tidak terasa tapi dampaknya luarbiasa. SEPILIS ini merupakan akar dari segala permasalahan. Jadi memang, SEPILIS ini yang harus diberantas.
Anak-anak SMA/K tauran, kenapa? Karena tidak bawa agama saat sekolah. dll.
Bang Hafidz bilang, seharusnya, orang-orang pintar, yang belajar di universitas ternama itu orang-orang yang makin belajar makin beriman. Karena memang, ketika kita mendalami pelajaran, dengan cara yang benar, kita akan bertemu sang Maha Pencipta. Makin berisi makin merunduk. Seharusnya begitu. Tapi sekarang, sudah banyak terpengaruhi oleh dunia.
Saya suka dengan cita-cita bang Hafidz ingin bikin sekolah dengan sistem pembelajarannya membuat anak jadi makin beriman. Bukan cuma makin pintar. Bukan cuma tau tentang gravitasi itu akar 2gh, tapi lebih dari itu.
Barakallah. Semoga jadi amal sholeh bang Hafidz.
Dan semacam terbayarkan! Dengan materi luar biasa dan pemateri yang luarbiasa, hari Sabtu insyaAllah akan selalu jadi yang ditunggu.
Setelah berbagai macam perdebatan dan bertubi-tubi pertanyaan lagi, lalu pemateri bilang "itu yang mereka lakukan untuk memecah fokus kita, keyakinan kita terhadap Islam"
Sebut saja ghazwul fikr. Perang pemikiran.
Apa itu Sekuler? Apa itu Pluralis? Apa itu Liberal?
Singkatnya:
Sekuler itu: Memisahkan agama dengan kehidupan; Pluralis itu: Semua agama dianggap sama; Liberalis itu: hak kita dibatasi dengan hak orang lain.
PADAHAL KAN:
Agama dan kehidupan tidak bisa dipisahkan. Kita menjalani kehidupan ini dengan tuntunan agama, apa artinya kehidupan tanpa agama? Tidak bisa dipisahkan agama dalam kehidupan.
Agama satu dengan yang lainnya itu berbeda. Itulah kenapa ada pertanyaan kenapa kamu memilih Islam dan jawabannya adalah karena Islam itu benar. It means, agama yang lain itu gak benar. Tidak sama antara Islam dengan agama yang lainnya.
Dan hak kita itu bukan dibatasi hak orang lain, jika memang begitu, akan selalu ada hak yang lain yang terdzolimi. Karena yang benar adalah hak kita berbatas dengan ketentuan Allah.
Lalu, apa dampak dari SEPILIS ini?
Ancaman moral. Yap! Contohnya orang yang melakukan zina di tempat umum. Dia 'tiis' aja ngelakuinnya, malah bisa jadi kita yang dimarahin ketika kita mengusiknya "ini hak gue woy! Dan gue gak ganggun hak elo kan?" Naudzubillah
Membuat dunia tidak menemukan solusinya. Sekuler, isme yang memisahkan antara agama dengan dunia. Permasalahan dunia itu solusinya adalah Agama. Dan ketika sudah terpisahkan seperti itu, maka permasalah tidak akan pernah bertemu dengan pemecahnya.
Dan yang lebih berbahaya adalah, ketika kita menganggap semua agama itu sama. Tidak mengkafirkan yang kafir, padahal kan sudah jelas, "Bagimu agamamu, dan bagiku agamaku"
Islam adalah agama yang sempurna. Menyempurnakan agama-agama sebelumnya. Sehingga memang, tidak ada agama yang benar, selain Islam.
---
Saya suka materi hari ini. Sangat dekat dengan kehidupan kita, tidak terasa tapi dampaknya luarbiasa. SEPILIS ini merupakan akar dari segala permasalahan. Jadi memang, SEPILIS ini yang harus diberantas.
Anak-anak SMA/K tauran, kenapa? Karena tidak bawa agama saat sekolah. dll.
Bang Hafidz bilang, seharusnya, orang-orang pintar, yang belajar di universitas ternama itu orang-orang yang makin belajar makin beriman. Karena memang, ketika kita mendalami pelajaran, dengan cara yang benar, kita akan bertemu sang Maha Pencipta. Makin berisi makin merunduk. Seharusnya begitu. Tapi sekarang, sudah banyak terpengaruhi oleh dunia.
Saya suka dengan cita-cita bang Hafidz ingin bikin sekolah dengan sistem pembelajarannya membuat anak jadi makin beriman. Bukan cuma makin pintar. Bukan cuma tau tentang gravitasi itu akar 2gh, tapi lebih dari itu.
Barakallah. Semoga jadi amal sholeh bang Hafidz.
Dan semacam terbayarkan! Dengan materi luar biasa dan pemateri yang luarbiasa, hari Sabtu insyaAllah akan selalu jadi yang ditunggu.
Komentar
Posting Komentar