Perbuatan itu berbeda dengan akhlak. Apa bedanya? Jika perbuatan itu adalah sifat, maka akhlak adalah karakter. Akhlak adalah perbuatan yang dilakukan berulang-ulang, menjadi sebuah karakter. Ada juga yang bilang bahwa akhlak itu dilakukan tanpa berpikir dan tanpa pertimbangan. Maksudnya kau tidak perlu berpikir, kaki mana yang harus kau langkahkan pertama ketika masuk ke masjid, kau tidak perlu berpikir duduk di sebelah mana ketika kelas terbagi dua menjadi bagian pria dan wanita, kau tidak perlu berpikir garpu dan pisau mu kau pakai di sebelah mana, even itu di restoran steak.
Akhlak.
Ada akhlak yang baik dan ada akhlak yang buruk, bicara tentang Islam, tentu akhlak yang dimaksud adalah akhlak yang baik.
Akhlak adalah buah dari pohon bernama amal dengan akar bernama iman.
Apa sih pentingnya akhlak? Memang seperti apa kedudukan akhlak dalam Islam?
Akhlak, adalah misi pokok dakwah Rasulullah
"Sesungguhnya aku diutus Allah untuk menyempurnakan akhlak"
Rasulullah menjadikan akhlak sebagai tolak ukur iman. Nah lho, tih?
Aku suka pembahasan Sabtu kali ini. Karena bicara tentang pembiasaan, cocok sekali untuk Ramadhan. Biasanya Ramadhan penuh dengan targetan-targetan yang harapannya bisa dibawa kemudian setelah selesai Ramadhan jika masih ada umur, jika Allah izinkan, insyaAllah.
Karena katanya, perlu 21-30 kali pengulangan sikap untuk menjadikannya sebuah kebiasaan, menjadi akhlak, menjadi karakter.
Dasar pemikiran-- ilmu-- niat --perbuatan --akhlak.
Dan sedikit PEMAKSAAN, karena mengawali itu cobaannya luarbiasa, dan menjadikannya Istiqamah pun lebih luarbiasa lagi.
SemangkA!
(On 23rd May 2015)
Akhlak.
Ada akhlak yang baik dan ada akhlak yang buruk, bicara tentang Islam, tentu akhlak yang dimaksud adalah akhlak yang baik.
Akhlak adalah buah dari pohon bernama amal dengan akar bernama iman.
Apa sih pentingnya akhlak? Memang seperti apa kedudukan akhlak dalam Islam?
Akhlak, adalah misi pokok dakwah Rasulullah
"Sesungguhnya aku diutus Allah untuk menyempurnakan akhlak"
Rasulullah menjadikan akhlak sebagai tolak ukur iman. Nah lho, tih?
Aku suka pembahasan Sabtu kali ini. Karena bicara tentang pembiasaan, cocok sekali untuk Ramadhan. Biasanya Ramadhan penuh dengan targetan-targetan yang harapannya bisa dibawa kemudian setelah selesai Ramadhan jika masih ada umur, jika Allah izinkan, insyaAllah.
Karena katanya, perlu 21-30 kali pengulangan sikap untuk menjadikannya sebuah kebiasaan, menjadi akhlak, menjadi karakter.
Dasar pemikiran-- ilmu-- niat --perbuatan --akhlak.
Dan sedikit PEMAKSAAN, karena mengawali itu cobaannya luarbiasa, dan menjadikannya Istiqamah pun lebih luarbiasa lagi.
SemangkA!
(On 23rd May 2015)
Komentar
Posting Komentar