Judul: Halaqah Cinta
Penulis: @teladanrasul
Penerbit: QultumMedia
Tebal: 302 halaman
Buku ini menghadirkan semangat dan iming-iming nikmat tentang fitrahNya. Cinta. Siapa tak kenal cinta? Sungguh nestapa. Padahal hidup ini juga karena cinta. Karena ayah ibu, dan ridha Allah kita bisa ada di dunia ini.
Cinta.
Ah, baiklah. Ini memang bicara tentang jodoh.
...
Baca sendiri aja ya, biar lebih greget :))
---
Buku ini sempet jadi buku yang di skip untuk dibaca sekarang-sekarang. Karena kata orang-orang, bacaan ratih gitu semua, harusnya tentang sejarah, perjuangan, dan lain-lain. Tapi memang harus begitu, akhirnya balik lagi berencana untuk habisin buku ini biar semangat lagi baca bukunya, karena sempet down dan gak selera untuk baca buku. Bismillah, semoga jadi semangat lagi!
Kenapa buku ini sempat di skip? Karena ngomongin NIKAH, yang memang untuk ratih sendiri, mungkin belum saatnya sampai disitu. Dan ratih ternyata tipe orang yang menjudge buku terlalu dini. Padahal, di dalamnya gak cuma bahas tentang nikahnya aja, tapi perjuangan sebelum nikahnya juga, yaa seperti ratih saat ini. Tentang mempersiapkan, bahkan sampai merelakan. Oh ayolah!
"Kesedihan itu manusiawi. Namun, kesedihan nggak akan berdampak apapun, kecuali membuat pikiran kita tertutup terhadap kebaikan. Hanya kedekatan dengan Allah dan percaya terhadap ketetapan-Nya yang bisa mengurai kusut hati kita."
Sering banget kusut. Padahal gak ada alasan untuk bikin hatinya kusut. Apaan?
Karena dirimu lemah, Nona, makanya nona harus senantiasa ingat pada yang Maha Besar, Allah SWT.
Barakallah tim @teladanrasul yang menyusun buku ini. Semoga jadi amal soleh :)
Penulis: @teladanrasul
Penerbit: QultumMedia
Tebal: 302 halaman
Buku ini menghadirkan semangat dan iming-iming nikmat tentang fitrahNya. Cinta. Siapa tak kenal cinta? Sungguh nestapa. Padahal hidup ini juga karena cinta. Karena ayah ibu, dan ridha Allah kita bisa ada di dunia ini.
Cinta.
Ah, baiklah. Ini memang bicara tentang jodoh.
...
Baca sendiri aja ya, biar lebih greget :))
---
Buku ini sempet jadi buku yang di skip untuk dibaca sekarang-sekarang. Karena kata orang-orang, bacaan ratih gitu semua, harusnya tentang sejarah, perjuangan, dan lain-lain. Tapi memang harus begitu, akhirnya balik lagi berencana untuk habisin buku ini biar semangat lagi baca bukunya, karena sempet down dan gak selera untuk baca buku. Bismillah, semoga jadi semangat lagi!
Kenapa buku ini sempat di skip? Karena ngomongin NIKAH, yang memang untuk ratih sendiri, mungkin belum saatnya sampai disitu. Dan ratih ternyata tipe orang yang menjudge buku terlalu dini. Padahal, di dalamnya gak cuma bahas tentang nikahnya aja, tapi perjuangan sebelum nikahnya juga, yaa seperti ratih saat ini. Tentang mempersiapkan, bahkan sampai merelakan. Oh ayolah!
"Kesedihan itu manusiawi. Namun, kesedihan nggak akan berdampak apapun, kecuali membuat pikiran kita tertutup terhadap kebaikan. Hanya kedekatan dengan Allah dan percaya terhadap ketetapan-Nya yang bisa mengurai kusut hati kita."
Sering banget kusut. Padahal gak ada alasan untuk bikin hatinya kusut. Apaan?
Karena dirimu lemah, Nona, makanya nona harus senantiasa ingat pada yang Maha Besar, Allah SWT.
Barakallah tim @teladanrasul yang menyusun buku ini. Semoga jadi amal soleh :)
Komentar
Posting Komentar