Mentorship

Banyak dari kita yang terbiasa dengan kata-kata mentoring. Mentoring organisasi, mentoring bisnis, mentoring agama, mentoring matakuliah, mentoring skripsi, dan lain-lain. Awalnya, saya pribadi mendengar kata mentoring itu dari salah satu program PAI di kampus, mentoring. Tapi ternyata, mentoring ini sifat dan cakupannya luas lho. Ketika baca salah satu reward dari salah satu kompetisi adalah dibimbing oleh mentor. Sebegitu pentingnya kah, sampai-sampai jadi salah satu reward pemenang inkubasi?!

Mentorship.
Mentor itu sendiri artinya adalah pembimbing; mentorship, dalam wikipedia artinya adalah personal developmental relationship in which a more experienced or more knowledgeable person helps to guide a less experienced or less knowledgeable person.

Apa lebihnya mentoring dibanding cara-cara lainnya? Untuk saya pribadi, mentoring memiliki dan memberi kesan lebih mendalam terhadap para pelakunya, baik yang dimentor ataupun yang mementor. Beberapakali dimentor, gak pernah gak jatuh cinta; mau itu mentoring agama, ataupun mentoring organisasi. Kelebihan selanjutnya adalah pengenalannya lebih personal, tadi juga disebutkan ya, self development. Masalah-masalah yang dihadapi akan lebih mudah terdeteksi dan diberi solusi, karena dengan mentoring, sasaran utamanya adalah hati.

Selalu gak keberatan untuk diajak mentoring, asal jelas aja tujuan mentoringnya itu seperti apa.

Mentoring skripsi, it sounds delicious kalau memang ada. Pasti menggairahkan, biar semakin semangat ngerjain skripsinya.

Tadi di jalan baca tulisan di salah satu jaket seorang teteh, "Ayo ikut mentoring!"
Ayo!

Komentar