Dari sore hingga menjelang Maghrib tadi mengikuti kajian kuliah yang-lebih-dari-tujuh-menit terkait dengan persepsi.
Persepsi itu lebih mendekati ke pandangan, mayoritas lebih ke subjektivitas. Bahkan orang ke-geer-an pun bisa jadi karena persepsi, orang pundung bisa jadi karena persepsi, orang jatuh cinta, cemburu, sayang, bisa jadi karena persepsi.
Bahayanya adalah, ketika persepsi menutupi kebenaran yang terjadi. Berdasar pengalaman pribadi, persepsi akan lebih banyak mendominasi daripada kenyataan yang bisa dibuktikan. "Tapi kan, kalau kata aku.." Ya kan itu kata dirimu.
That's why ada verifikasi. Toh produk aja ada verifikasinya kok. Pun juga seharusnya persepsi.
Ternyata, bepikir dengan lebih dari 1 otak itu membuat kita berpikir lebih objektif. Sedikit sih, tapi ya lumayan.
Contoh: Ketika kamu berpikir tentang kebenaran A, lalu yang lain membicarakan bahwa yang benar itu B, tapi kamu menyangkan kebenaran B, dan yang lain menyangkal kebenaran A. Maka? Mungkin pemahaman kamu tentang A itu terbatas, begitu juga yang lain. Bisa jadi kalian memilih salah satu dari A atau B, atau bisa jadi kalian berlari tentang C. Anything's happen. Tapi yang pasti, kalian bergerak dan gak sendirian.
Ah, aku selalu suka bareng-bareng. Iya, tiba-tiba suka bareng-bareng :">
Persepsi itu lebih mendekati ke pandangan, mayoritas lebih ke subjektivitas. Bahkan orang ke-geer-an pun bisa jadi karena persepsi, orang pundung bisa jadi karena persepsi, orang jatuh cinta, cemburu, sayang, bisa jadi karena persepsi.
Bahayanya adalah, ketika persepsi menutupi kebenaran yang terjadi. Berdasar pengalaman pribadi, persepsi akan lebih banyak mendominasi daripada kenyataan yang bisa dibuktikan. "Tapi kan, kalau kata aku.." Ya kan itu kata dirimu.
That's why ada verifikasi. Toh produk aja ada verifikasinya kok. Pun juga seharusnya persepsi.
Ternyata, bepikir dengan lebih dari 1 otak itu membuat kita berpikir lebih objektif. Sedikit sih, tapi ya lumayan.
Contoh: Ketika kamu berpikir tentang kebenaran A, lalu yang lain membicarakan bahwa yang benar itu B, tapi kamu menyangkan kebenaran B, dan yang lain menyangkal kebenaran A. Maka? Mungkin pemahaman kamu tentang A itu terbatas, begitu juga yang lain. Bisa jadi kalian memilih salah satu dari A atau B, atau bisa jadi kalian berlari tentang C. Anything's happen. Tapi yang pasti, kalian bergerak dan gak sendirian.
Ah, aku selalu suka bareng-bareng. Iya, tiba-tiba suka bareng-bareng :">
Komentar
Posting Komentar