#OneWeekOneBook: Creative Muslim

Judul Buku: Creative Muslim
Penulis: Fachmy Casofa
Penerbit: Selaksa Publishing
Tebal: 258 halaman

Creative are not always talking about design or draw or anything we know about art. Lebih dari itu, seperti yang tertulis di belakang buku: Creativity is about creation and contribution.

Buku ini mengisahkan tentang bagaimana menjadi muslim kreatif. Apa bedanya seorang yang kreatif dengan seorang muslim yang kreatif? Perbedaannya adalah, orientasi, tujuan, goal dari kreatifitas itu. Di dalam buku ini diceritakan tentang kreativitas Rasulullah dalam berdakwah, berperang, kisah para sahabat, ilmuwan muslim yang luput dari kisah peradaban, padahal banyak sekali yang dilakukan oleh ilmuwan muslim untuk kemajuan peradaban, and this is your turn.

Kreativitas yang dilakukan seorang Muslim selalu menghadirkan kenyamanan, kebermanfaatan, kemenangan, atau apapun yang lekat dengan kebaikan. Bukannya kreativitas yang terbelenggu dengan ketidakbermanfaatan, tanpa makna, bahkan merusak. Tidak, tidak seperti itu. Iman mendalam, akhlak yang menawan, yang kemudian tercampur dengan kreativitas selalu menghadirkan keindahan-keindahan yang lariknya lebih indah daripada langit di angkasa. Selalu begitu. (halaman 17)

Jadi, segera ambil peran untuk kebangkitan Islam. Dulu, penemu lensa kamera adalah seorang ilmuwaan Islam lho! Desain-desain keren jaman dulu, arsitektur, itu juga ilmuwan Islam penemunya, yang lain hanya sekedar mengembangkan. Dan kita? Kita juga harus terus mengembangkan hingga akhirnya kita menciptakan sesuatu yang brilian, insyaAllah.

---

Masih belajar tentang menjabarkan sebuah buku secara objektif, karena Ratih kalau baca buku seringnya baper, bawa perasaan. Kebanyakan ngebandingin sama diri sendiri, alhasil suka susah untuk menuliskan laginya. Tapi sambil dan terus belajar. Rasanya ingin juga sih jadi rujukan seseorang untuk memilih buku, mungkin nanti ada waktunya.

Baiklah.
Buku ini dibeli setahun yang lalu, di laman goodreads ku juga sempat di-update sedang berada di halaman berapa. Tapi, mengingat adik-adik membutuhkan buku ini, Alhamdulillah buku ini sempat jalan-jalan ke kosannya Mentri Depkom, Wakil Presiden, dan Presiden BEM KEMAKOM periode 2014-2015. Barakallah, barakallah, semoga kreativitas kalian selalu berkembang untuk kemajuan Islam, bangsa dan almamater, yaa. Dan sampailah buku ini di awal Ramadhan, saat Setiabudhi masih dikunjungi barang 1 jam. Buku ini, lagi-lagi bukan buku yang habis dalam 1 minggu, tapi mencoba untuk terus memotivasi untuk beresin 1 buku 1 minggu. Bahkan, ustadz pemateri Kuliah Peradaban pekan kemarin bilang, boleh 1 minggu, tapi 5 buku. I just, hehe.

Salah satu dari adik-adik yang meminjam buku, akhirnya belajar dari buku ini. Atau mungkin bukan dari buku ini mungkin ya? Yang jelas, atas izin Allah lahirlah sebuah karya yang mungkin sudah banyak, tapi lahir dari adik yang sama-sama berjuang di kampus itu, manis sekali. Mangga temen-temen bisa cek QolbuCS di facebook dan instagram, perlahan tapi pasti, program ini akan maju dan berkembang. InsyaAllah.

"Ya Allah, aku berlindung padaMu dari sifat ketidakberdayaan dan kemalasan"

Semoga alasan hanya karenaNya, tujuan hanya untukNya. Bertemu dengan Allah dan RasulNya di syurga, aamiin.

Komentar