Perihal Menikah

Ternyata iya, menikah bukanlah perihal menyatukan 2 kepala saja, tapi banyak kepala, 2 keluarga besar yang menyatu.

Ketika kita hendak menikah kelak, pastikan tujuan kita untuk ibadah kepada Allah. Bukan hanya karena tampan yang rupawan, cinta yang luarbiasa. Karena yang kita hadapi bukan dia secara personal, tapi dia dan semua yang ada padanya, selain kebiasaan dan kesukaan, juga keluarga besarnya.
Tepat sekali, kita menikah bukan perkara sehari dua hari, tapi itu tak lantas menjadikan pacaran didahulukan dengan alasan mengenal pasangan dan keluarganya lebih dalam. TIDAK.
Itulah mengapa, menikah harus dilandasi dengan iman, cinta kepada Allah. Karena dengan berpegang pada cinta kepadaNya, semua akan lebih kuat. Aku yakin. Kenapa yakin? Karena yang kita pegang adalah Allah yang Maha Besar.

Sebelum mencintai dan menyayangi suami dan keluarga besar suami kita, sayangilah diri kita dan keluarga besar kita. Untuk selalu mengingatkan dalam kebaikan dan kesabaran, mencegah perbuatan buruk dan keji.

Menyempurnakan cinta dengan mencintai sesama seperti kita mencintai diri kita sendiri.

Hal ini dituliskan dalam rangka mengingatkan diri sendiri, dan semoga teman-teman pun.

Setiap kejadian pasti ada ibrohnya kan?

Komentar