Di Selasa sore usai favorite-schedule pekan ini, merupakan momen yang rasanya ingin di capture tapi gak bisa di capture, cukup dalam memori saja.
Di Selasa ini, adzan Maghrib jatuh pukul 18 lebih. Tak biasanya, agenda pekan ini dimulai terlambat sedikit, biasanya terlambat banyak. Hari ini kami membahas banyak hal. Alhamdulillah. Allah selalu memberikan apa yang kita butuhkan, sungguh. Juga di Selasa ini diberikan rindu yang hebat kepada teman-teman yang ada agenda lain di luar sana, semoga dimudahkan.
Saat menuju masjid untuk memenuhi panggilan shalat, langit masih terang. Setiabudhi Selasa sore kali ini, tidak biasanya. Aku tersenyum simpul. Malu-malu. Usai shalat saat menuju parkiran, ku lihat bulan sudah berada di tempatnya, dengan langit yang masih terang. Tidak biasanya. Bahkan sampai di rumah saat adzan Isya, bulan semakin terang bersama langit gelapnya.
MasyaAllah.
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan? :">
Di Selasa ini, adzan Maghrib jatuh pukul 18 lebih. Tak biasanya, agenda pekan ini dimulai terlambat sedikit, biasanya terlambat banyak. Hari ini kami membahas banyak hal. Alhamdulillah. Allah selalu memberikan apa yang kita butuhkan, sungguh. Juga di Selasa ini diberikan rindu yang hebat kepada teman-teman yang ada agenda lain di luar sana, semoga dimudahkan.
Saat menuju masjid untuk memenuhi panggilan shalat, langit masih terang. Setiabudhi Selasa sore kali ini, tidak biasanya. Aku tersenyum simpul. Malu-malu. Usai shalat saat menuju parkiran, ku lihat bulan sudah berada di tempatnya, dengan langit yang masih terang. Tidak biasanya. Bahkan sampai di rumah saat adzan Isya, bulan semakin terang bersama langit gelapnya.
MasyaAllah.
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan? :">
Komentar
Posting Komentar