Kadang suka pingin nanya sama orang lain;
"Shalat subuh jam berapa?"
"Tilawah sehari berapa banyak?"
"Hapalannya sudah segimana?"
"Baca buku apa aja?"
Padahal, pertanyaan itu seharusnya buat diri sendiri.
karena katanya,
"Ia yang untuk kau dapatkannya, kau harus terlebih dulu menjadi sepertinya"
:"
"Shalat subuh jam berapa?"
"Tilawah sehari berapa banyak?"
"Hapalannya sudah segimana?"
"Baca buku apa aja?"
Padahal, pertanyaan itu seharusnya buat diri sendiri.
karena katanya,
"Ia yang untuk kau dapatkannya, kau harus terlebih dulu menjadi sepertinya"
:"
Komentar
Posting Komentar