Sesekali aku dirundung awan malas, Selasa, rasanya aku ingin di rumah saja. Tapi ada yang mengganjal jika aku tak pergi, di hari Selasa.
Selasa, ada saja alasan untuk menetap di rumah, atau segera kembali dari kampus menuju rumah, entah karena hapalan ku yang gak nambah-nambah, atau nafsu malas yang menyerang seenaknya, atau tugas kultum yang belum aku persiapkan, ada saja.
Tapi kemudian, ada yang meraung-raung dalam diri, "haus" katanya. Selasa, adalah dahaga ditengah satu pekan yang hiruk-pikuk dengan keluh kesah.
Selasa, ada saja alasan untuk menetap di rumah, atau segera kembali dari kampus menuju rumah, entah karena hapalan ku yang gak nambah-nambah, atau nafsu malas yang menyerang seenaknya, atau tugas kultum yang belum aku persiapkan, ada saja.
Tapi kemudian, ada yang meraung-raung dalam diri, "haus" katanya. Selasa, adalah dahaga ditengah satu pekan yang hiruk-pikuk dengan keluh kesah.
Komentar
Posting Komentar