Menuju siang, tiba-tiba dikirimi pesan oleh salah seorang teman, ingin cerita katanya. Ah mungkin aku bukan pendengar yang baik. Menyeling ceritanya, aku memberi masukan yang mungkin juga masukannya ‘apa-banget.' Diakhir obrolannya, dia tiba-tiba bilang "makasih banyak tih. Selebihnya gua akan memutuskan, karena ini hidup gua, bukan hidup lu."
Mungkin itu penolakan secara halus ya, tapi apapun maksudnya, aku rasa itu hal baik. Karena gak semua orang mau dengerin apa kata orang. Kadang, orang yang cerita juga cuma mau cerita aja, ingin sharing sesuatu tanpa disanggah atau dibenarkan apalagi disalahkan. "Semua keputusan bersifat salah. Karena selalu ada konsekuensi yang harus dijalani. Dan itu dijalani sama diri lu sendiri. Semoga konsekuensinya gak bertentangan sama aturanNya ya"
Yaa, itu mah aku ngomong buat diri sendiri sih.
Right! Setuju banget bahwa yang memutuskan kehidupan kita, jalan apa yang akan kita pilih adalah diri kita sendiri, karena itu hidup kita. Tapi jangan pernah sungkan untuk berdiskusi atau bermusyawarah, apalagi dengan Allah. Ini bukan masalah keraguan, karena kita semua harus yakin apa yang Allah pilihkan dan Allah berikan adalah yang terbaik untuk kita. Hanya saja, jangan sampai lupa untuk selalu melibatkan Allah dalam setiap pilihan yang diambil.
Seseorang pernah berkata padaku, "bagaimanapun, kita yang harus kuat. Karena ke depannya, kita juga yang menghadapi hidup ini. Mungkin tak sendirian, tapi kita membawa amal kita dan mempertanggung jawabkannya nanti sendirian."
Maka, berdiskusi lah dengan orang-orang baik, dan jangan lupa untuk bermusyawarah dengan Allah.
Komentar
Posting Komentar