"menurut saya, ratih harus yakin dengan keputusan ratih." adalah tanggapan di menit-menit aku benar-benar harus memutuskan sesuatu yang sangat penting. Dan malah dijawab gitu.

'Premature' bukan alasan. Karena akhirnya, semua yang dilakukan akan diminta pertanggung jawaban, terlalu cepat atau lambat, tapi semuanya sudah dilakukan, dan akan diminta pertanggungjawaban. Ingat, ((DIMINTA PERTANGGUNGJAWABAN))

"Ratih selalu gitu. Dari dulu, saya udah bosen lihat ratih nangis. Tiba-tiba aja." Malu pas dibilangin gitu, tapi so true dan sampai detik ini (plus kejadian kemarin) rasanya aku gak mau menjadi yang 'selalu gitu' dan kampus selalu mengajari banyak hal.

Untuk bisa berjuang dengan cara bahkan yang paling sederhana sekalipun, meskipun cuma ngejarkom, atau tilawahnya yang diperkuat. Untuk selalu nanyain kabar bahkan sampai disangka kepo, padahal saking perhatiannya.

Gatau kenapa, aku selalu kangen kampus, padahal belum pergi juga dari kampus.

Selalu diwanti-wanti bahwa "college's life adalah masa yang paling menyenangkan," yaa dimanapun, semoga mendapatkan masa dan tempat yang paling menyenangkan.



Komentar